Kejari Lampung Tengah Sosialisasi Pengawasan Dana Desa, Ini Poin Pentingnya
RUBRIK, LAMPUNG TENGAH – Kejaksaan Negeri Lampung Tengah mengadakan sosialisasi mengawal dan mengamankan impelementasi dana desa kepada seluruh kepala kampung di Kabupaten Lampung Tengah yang juga diadakan secara serempak di seluruh Indonesia, Kamis (24/8/2017).
Di Lampung Tengah, sosialisasi bertempat di Bandiklat Kota Gajah. Sosialisasi dipimpin langsung Kajari Nina Kartini dan dihadiri Wakil Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto dan seluruh kepala kampung dan camat se-Lampung Tengah.
Dalam sosialisasi ini juga diberikan penjelasan penggunaan dana alokasi dana desa (ADD) agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.
Kajari Nina menjelaskan, acara sosialisasi ini adalah impelementasi dan pengawalan dana desa, bagi kepala kampung yang mendapatkan dana desa.
“Karena memang sudah aturannya sesuai undang – undang nomor 6 untuk pengelolaan dana desa tersebut harus benar,” terang Kajari.
Selain itu, lanjut Nina Kartini, ada juga peraturan daerah sebagai petunjuk teknis, dan aturan yang berlaku agar para kepala kampung yang menerima dana desa bertanggung jawab atas semua yang telah dikerjakannya.
“Sasaran sosialisasi pada hari ini adalah para kepala kampung, dia harus dapat mempergunakan anggaran dana desa yang bersumber dari APBN ini sesuai dengan petunjuk teknis yang sudah ada dan harus bertanggung jawab atas dana yang dianggarkan dan dikerjakan,” tambahnya.
Kajari juga berharap dengan adanya kegiatan ini tidak ada lagi pelanggaran yang dilakukan oleh para kepala kampung terkait penggunaan dana desa.
“Saya harapkan jangan ada lagi pelanggaran terkait dana desa karena setiap pertanggungjawaban akan kami periksa selaku TP4D dan tim TP4P pusat,” harap Nina.
Sementara itu, Wakil Bupati Lamteng Loekman Djoysoemarto juga berpesan kepada para kepala kampung untuk bertanggung jawab menggunakan anggaran dana desa ini dengan benar, tepat sasaran serta tidak ada penyimpangan.
Wakil bupati menyatakan tidak segan segan menegur kepala kampung yang mulai menyimpang.
“Apabila ada kepala kampung yang rewel dan bandel laporkan ke saya, saya yang akan langsung mendatanginya dan memberikan teguran keras padanya,” tegas Loekman.(ddy)