PWI Pringsewu Jadi Pengajar Tamu Tentang Pers di SMK Nurul Huda
RUBRIK, PRINGSEWU – Jajaran Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pringsewu memberikan materi pendidikan dasar jurnalistik dan pemaparan tentang peranan pers di Indonesia kepada 40 siswa-siswi kelas XII SMK Nurul Huda, Pringsewu Kabupaten Pringsewu, Selasa (15/11/2016) di sekolah setempat.
Acara yang diisi materi pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dengan tema “Peranan Pers di Indonesia” ini dihadiri oleh Guru Mata Pelajaran Kewarganegaraan Mailan Bastari, Ketua PWI Kabupaten Pringsewu Budi Karyadi, dan para anggota PWI Kabupaten Pringsewu serta puluhan pelajar SMK Nurul Huda Pringsewu.
Mailan Bastari menuturkan, agenda tersebut merupakan program rutin anak didiknya pada semester ganjil, khususnya kelas XII, dimana selama ini hanya memperoleh ilmu dari dewan gurunya sebatas teori semata.
“Kali ini kami sengaja mengundang para pekerja jurnalistik yang tergabung di PWI Kabupaten Pringsewu untuk memberikan pembelajaran langsung bagaimana cara menulis berita yang baik dan benar,” ujarnya.
Disamping itu diharapkan, para siswa memperoleh tambahan ilmu tentang sejarah perjalanan panjang pers di Indonesia. “Semoga setelah mengikuti agenda ini para siswa dapat lebih mengerti dan memahami tentang dunia pers dan kewartawanan,” harap Mailan Bastari.
Sementara Ketua PWI Kabupaten Pringsewu Budi Karyadi dalam sambutannya mengatakan, kegiatan akan diisi dengan materi peranan pers, sejarah pers, dan tata cara penulisan berita.
Selain itu, Budi juga memaparkan dan memperkenalkan anggota PWI Pringsewu yang berjumlah 30 orang. Mereka ada yang bekerja pada media cetak, elektronik TV, dan media online. Selama ini bekerja sama dengan dunia pendidikan khususnya pelajar SLTA dengan memberikan pelatihan dasar jurnalistik.
“Beberapa sekolah SMA-SMK di Kabupaten Pringsewu pernah meminta wartawan PWI untuk memberikan materi tentang dunia jurnalistik,” ujarnya.
Adapun pemateri pada pendidikan jurnalistik tersebut, adalah Widodo yang memaparkan tentang perjalanan pers di Indonesia, Tutor Manalu memberikan materi tentang bagaimana cara menulis berita yang baik dan benar, serta Agus Purnomo menyajikan materi tentang dunia pertelevisian.(fid)