Ingin Tahu Kondisi Pulau Sekopong, Wakil Ketua DPRD Sarankan Bupati Lamtim Turun Langsung
RUBRIK, LAMPUNG TIMUR – Wakil Ketua DPRD Lampung Timur Hendri meminta agar Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim peka terhadap isu soal lokasi Pulau Sekopong yang akan dikeruk oleh perusahaan. Sebab nelayan Lampung Timur sudah resah karena mata pencaharian mereka akan terganggu oleh eksploitasi pasir laut di pulau tersebut.
Politisi PKS itu mengatakan, lokasi Sekopong selain sebagai penghancur ombak juga dijadikan lokasi ratusan nelayan untuk mengolah sementara hasil tangkapan mereka. “Setelah menangkap ikan nelayan merebus ikan-ikan di pulau tersebut agar tidak membusuk,” kata Hendri, Jumat (15/7/2016).
Artinya, lanjut dia, Bupati harus turun ke lokasi Sekopong menemui nelayan-nelayan yang ada di sana guna mendengarkan aspirasi mereka. Setelah bupati mengetahui lokasi pulau akan tahu dampak yang sebenarnya jika gundukan pasir itu disedot.
Sementara itu, Kelvin (40) nelayan yang sering ke Sekopong untuk mengangkut ikan mengatakan, jika Sekopong jadi dikeruk maka ratusan nelayan tidak akan memiliki tempat mengolah ikan sementara.
Sebab jika nelayan tradisional yang hanya menggunakan perahu kecil tidak mungkin merebus ikan di atas perahu, sehingga Pulau Sekopong menjadi lokasi satu satunya yang tepat untuk mengolah ikan sementara.
“Kalau tidak direbus dulu maka ikan akan busuk sebab nelayan sekali turun bisa sepuluh hari,” kata Kelvin.(*)