TTKKDH Lampung Tengah, Sahkan 750 Anggota Jelang Ramadan
RUBRIK,LAMTENG — Menjelang Bulan Suci Ramadan 1446 H, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Warga Kebudayaan Seni Tari (Kesti) Tjimande Tari Kolot Kebon Djeruk Hilir (TTKKDH) Kabupaten Lampung Tengah melalukan tradisi penutupan pelatihan, sekaligus Sah-sahan (Pengesahan) kepada 750 orang pesilat tahun 2025.
Selain itu, dalam kesempatan ini juga dilaksanakan sejumlah tradisi lainnya, mulai dari Cepolan hingga omba tumpeng. Tradisi yang sudah ada ini, akan terus dilestarikan oleh para pengurus Kesti TTKKDH Lampung Tengah.
“Kami, Kesti TTKKDH Kabupaten Lampung Tengah, mengadakan agenda penutupan pelatihan. Ini merupakan tradisi kami, di Kesti TTKKDH bahwa setiap ramadan latihan diliburkan, sekaligus sah-sahan anggota, kali ini kurang lebih ada 750 anggota yang kita sahkan menjadi pesilat,” kata Ketua DPP Kesti TTKKDH Kabupaten Lampung Tengah, Agus Triono, Selasa (25/02/2025).
Agus yang juga sebagai Anggota DPRD Kabupaten Lampung Tengah, menjelaskan bahwa tradisi perguruan silat ini dilakukan setiap tahun, menjelang bulan suci ramadan. Pihaknya meminta kepada seluruh anggota terutama yang baru disahkan menjadi pesilat untuk menjaga Talek.
“Selain acara inti, kami juga melakukan tradisi lain yang ada di TTKKDH, antaranya tradisi cepolan dan lomba tumpeng yang menjadi tradisi sah-sahan kami. Saya berpesan kepada seluruh anggota di Kesti TTKKDH Lampung Tengah, untuk selalu menjaga Talek, yang berisikan mandat dari leluhur kita, untuk menjaga silaturahmi, persaudaraan dan perguruan lain,” jelas Anggota DPRD Lamteng.
Pihaknya menegaskan, bahwa TTKKDH Lampung Tengah memprioritaskan pesilat yang berprestasi untuk ditugaskan dalam Porprov. Ini sebagai salah satu upaya memunculkan atlet silat berprestasi, tanpa meninggalkan atau melupakan tradisi yang ada.
“Untuk persiapan Porprov, sudah kami sampaikan bahwa kami, beda dengan yang dulu. Tahun ini kami ada prioritas, terhadap prestasi. Kami sudah mengirim atlet dalam agenda open tingkat kabupaten dan alhamdulillah mendapat mendali. Ini jadi wahana kami memunculkan atlet-atlet berprestasi yang ada di daerah kita,” tegasnya.
Sementara, Sumarna selaku Ketua DPW Kesti TTKKDH Provinsi Lampung menerangkan bahwa DPD Kesti TTKKDH Lampung Tengah menjadi yang paling aktif di Provinsi Lampung.
“Bahwa kegiatan-kegitan Kesti TTKKDH yang paling aktif, dan yang paling membuat DPW sering turun ada di Kabupaten Lampung Tengah,” jelasnya.
Ia juga menambahakan, bahwa Kesti TTKKDH Lampung Tengah juga pernah mengutus calon pelatih yang termasuk paling banyak memiliki calon lelatih dan pelatih TTKKDH ada di kabupaten setempat.
“Lampung Tengah menjadi salah satu yang terbanyak memiliki calon pelatih dan pelatih. Maka dari itu, mereka akan kami jadikan percontohan untuk Provinsi Lampung,” tutupnya.
Caption : Ketua Kesti TTKKDH Kabupaten Lampung Tengah Agus Triono, dalam Moment Penutupan Pelatiha Ramadan 1446 H.