Maksimalkan Pelayanan Uji Kelaikan Kendaraan, Dishub Lamteng Canangkan Keur Masuk Kampung

0
859
Dinas Perhubungan Lampung Tengah
Petugas KMK Dishub Lamteng

RUBRIK, LAMPUNG TENGAH – Sebagai upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, Pemkab Lampung Tengah melalui Dinas Perhubungan (Dishub) membuat terobosan baru dengan mencanangkan Keur Masuk Kampung (KMK).

Plt Kepala Dishub Syukur Kersana mengatakan, Bupati Lamteng Mustafa terus berupaya meningkatkan pelayanan dari berbagai sektor, salah satunya program KMK.

“Kami Dishub menindaklanjuti instruksi Pak Bupati untuk memaksimalkan pelayanan terhadap masyarakat,” ujarnya, Selasa (23/5/2017).

Syukur menambahkan, pelayanan Keur tidak hanya dilakukan di kantor, tetapi juga masuk-masuk ke kampung untuk memudahkan masyarakat.

“Pelayanan KMK ini akan memudahkan masyarakat untuk melaksanakan kegiatan Keur. Karena kita sadari bahwa kondisi laik kendaraan itu sangat penting sekali,” ungkap Syukur.

Pihaknya membeberkan, melihat dari beberapa kasus kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi di berbagai daerah yang disebabkan oleh tidak laiknya kendaraan tersebut yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang, maka tentunya hal tersebut tidak diinginkan terjadi di Lamteng.

Untuk itu, Dishub Lamteng mendatangi langsung para pengusaha yang memiliki kendaraan angkutan dan para pengemudinya untuk memberikan pemahaman bahwa laik kendaraan sangat penting demi keselamatan bersama.

Syukur menjelaskan bahwa salah satu tolok ukur penilaian yakni dengan melakukan keur secara berkala setiap enam bulan sekali. Karenanya pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar memanfaatkan program KMK.

“Program ini sudah kami laksanakan selama sebulan terakhir ini. Pertama kali dilaksanakan di Kelurahan Bandarjaya Barat dan Alhamdulillah disambut baik oleh masyarakat. Selanjutkan kami akan mengelilinginya seluruh kampung di kabupaten Lamteng ini,” imbuh dia.

Jenis kendaraan yang bisa mengikuti KMK ini di antaranya angkutan pick up, bus, angkutan kendaraan umum, angkutan kota (angkot)  dan kendaraan umum lainnya yang wajib untuk dilaksanakan Keur.

“Kami targetkan sepuluh ribu kendaraan angkutan yang telah terdata oleh Dishub yang ada di Lamteng dapat melaksanakan Keur,” tandasnya.

Bagi pemilik kendaraan yang tidak melakukan Keur secara berkala maka akan dilakukan penilangan yang bekerja sama dengan Satlantas Polres Lamteng. Sebab pemilik kendaraan wajib untuk melaksanakan keur.

“Kami berharap kesadaran masyarakat lebih meningkat untuk taat dan sadar memaksakan kegiatan keur kendaraannya. Sehingga apabila menggunakan kendaraan tersebut maka kondisi kendaraannya sudah laik jalan,” harapnya.

Terpisah, Bupati Lampung Tengah Mustafa mengapresiasi atas inovasi yang dilakukan Dishub Lampung Tengah. Dia berharap setiap SKPD bisa menghasilkan minimal satu inovasi yang manfaatnya bisa dirasakan masyarakat.

“Saya minta masing-masing SKPD harus bisa membuat terobosan. Satu SKPD satu inovasi. Dalam bekerja kita harus mempunyai target. Jangan hanya menjalankan rutinitas tanpa goal yang jelas,” tegasnya.(*)

 

LEAVE A REPLY