Di Tengah Isak Tangis Haru, Seorang Jamaah Haji di Pringsewu Ini Pingsan

0
916

RUBRIK, PRINGSEWU – Tak hanya diwarnai dengan isak tangis haru pengantar, pelepasan calon jamaah haji (CJH) di Pringsewu juga diwarnai pingsannya salah satu CJH, Sabtu (14/8/2016). Hal itu terjadi saat Bupati Pringsewu Sujadi melepas kepergian 381 CJH di Pendopo Pringsewu.

Sontak, CJH yang pingsan tersebut dikeremunin oleh beberapa CJH lain. Petugas medis pun langsung membopongnya ke mobil ambulans yang standby di lokasi tersebut.

CJH yang tak sadarkan diri tersebut yakni Ngadinah Suryo Irofangi (68), warga Bandung Baru, Kecamatan Adiluwih. Ngadinah yang merupakan CJH rombongan kloter 9 ini pingsan saat momen salaman pamit dengan bupati dan para pejabat Pemkab Pringsewu.

Ngadinah langsung menerima penanganan pertama dan bantuan oksigen untuk pernapasan. Kepala Dinas Kesehatan Purhadi, di lokasi segera mencari informasi riwayat kesehatan jamaah dari KBIH Baituttamwil ini.

Menurut salah satu pengantar, sebelumnya Ngadinah terserang diare dan saat pelepasan jamaah haji kondisinya masih lemah. Terkait dengan kondisi kesehatan Ngadinah, Purhadi memastikan bila Ngadinah tetap ikut serta menuju ke Wisma Haji. Akan tetapi tidak ikut masuk bus rombongan haji seperti yang dijadwalkan sebelumnya.

“Petugas medis, mengantar Ngadinah memakai ambulans Diskes Pringsewu sampai Wisma Haji, kemudian nanti setelah tiba di sana akan serahkan kepada tim medis setempat,” jelas Purhadi.

Saat pelepasan itu, Sujadi berpesan agar CJH bersungguh-sungguh dalam menjalankan rukun islam kelima itu. “Artinya tetap jaga kesehatan saat melakukan ibadah haji, mudah-mudahan hal yang terjadi dengan Ibu Ngadinah tak terjadi lagi,” harapnya.

Dia mengatakan, ibadah Haji sebenarnya adalah ibadah fisik. CJH harus benar-benar menjaga fisiknya di Mekkah maupun Madinah. Juga jangan keluar hotel jika tidak benar-benar ada keperluan.

“Jaga kondisi di tanah suci. Keluar dari hotel jika memang ada keperluan penting. Atau saat melakukan rangkaian ibadah haji,” katanya.

Bupati juga mendoakan agar jamaah haji Indonesia, khususnya CJH Pringsewu menjadi haji yang mabrur. “Semoga para jamaah semua pulang dengan selamat dan mendapatkan haji yang mabrur,” pungkasnya.

Tahun ini terdapat 412 calon jamaah haji asal Pringsewu, dibagi menjadi dua gelombang. Gelombang 1 yaitu masuk kloter 9 dan gelombang 2 pada kloter 40. Pada kloter 9 berjumlah 382 orang, sedangkan sisanya masuk kloter 40 dan akan diberangkatkan pada 1 September 2016 mendatang. (fid)

 

LEAVE A REPLY