TPAS Karangrejo Kelebihan Beban, DPRD Metro Dorong TPS3R Diperluas
RUBRIK,METRO – DPRD Kota Metro mendorong Pemkot Metro memperluas penerapan TPS3R sebagai upaya mengurangi volume sampah yang masuk ke TPAS Karangrejo.
Anggota Komisi III DPRD Metro, Hadi Kurniadi, mengatakan langkah tersebut penting menyusul tuntutan masyarakat agar sampah basah tidak lagi dibawa ke TPAS Karangrejo. Menurutnya, pengurangan sampah harus dimulai dari rumah melalui pemilahan dan pengolahan sebelum diangkut ke tempat pembuangan akhir.

Volume sampah yang masuk ke TPAS Karangrejo disebut mencapai sekitar 130 ton per hari. Karena itu, diperlukan kebijakan pengurangan sampah yang terukur, termasuk penguatan fasilitas pengolahan di tingkat kelurahan.
Hadi mencontohkan TPS3R Sumbersari yang telah dibangun sejak 2017. Pola pengelolaan tersebut dinilai dapat direplikasi di wilayah lain dengan menyesuaikan kebutuhan masing-masing kawasan.
“Kalau upaya seperti yang dilakukan di Sumbersari dapat dikembangkan secara lebih luas, tentu beban sampah yang masuk ke TPAS Karangrejo diharapkan dapat berkurang secara signifikan,” ujar Hadi.
Ia juga meminta Pemkot Metro memperkuat dukungan APBD, sarana-prasarana, kelembagaan, serta edukasi masyarakat agar pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber dapat berjalan berkelanjutan.
Menurut Hadi, persoalan TPAS Karangrejo harus menjadi momentum membangun sistem persampahan Kota Metro dari hulu hingga hilir, bukan hanya mengandalkan TPAS sebagai tempat pembuangan akhir.