Tingkat Kemiskinan Di Kota Metro Dibawah Angka Nasional
RUBRIK,METRO – Tingkat kemiskinan di Kota Metro pada tahun 2025 tercatat sebesar 6,44 persen. Angka ini lebih rendah dibandingkan tingkat kemiskinan nasional yang berada di angka 8,25 persen, serta lebih rendah dari tingkat provinsi yang mencapai 9,66 persen.
Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, menyebut bahwa progres pembangunan sepanjang tahun 2025 berjalan secara inklusif. Hal tersebut tercermin dari ringkasan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Metro yang menunjukkan kinerja pemerintah cukup baik.
Dari sisi pendapatan, realisasi mencapai lebih dari Rp1,050 triliun atau sekitar 95,12 persen dari target sebesar Rp1,104 triliun. Sementara itu, pada aspek belanja, realisasi tercatat sebesar Rp1,07 triliun atau 94,78 persen dari total alokasi Rp1,13 triliun.
Wali Kota juga memaparkan adanya tren penurunan ketimpangan sosial, yang salah satunya tercermin dari tingkat kemiskinan yang berada di angka 6,44 persen tersebut.
Ke depan, pemerintah daerah akan terus memperkuat komitmen melalui berbagai program dan kebijakan pro-rakyat guna menekan angka kemiskinan. Targetnya, tingkat kemiskinan di Kota Metro dapat turun hingga 5,40 persen pada periode tahun 2026.(AS)