Tim SAR Gabungan Temukan Korban Tenggelam di Pesisir Pulau Rimau, Lampung Selatan
RUBRIK, Lampung Selatan – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan Edi (35), warga Dusun Cilacap, Desa Ruguk, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan, yang sebelumnya dilaporkan tenggelam saat menebar jaring dan menombak ikan di perairan sekitar Pesisir Pulau Rimau, Desa Sumur, Kecamatan Ketapang, Jumat (17/7).
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 09.00 WIB. Lokasi penemuan hanya berjarak sekitar dua meter dari titik terakhir korban terlihat. Selanjutnya, jenazah dievakuasi ke RSUD Bob Bazar Kalianda untuk penanganan lebih lanjut.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung yang diwakili Dantim Rescuer Pos SAR Bakauheni, Restu Abdilah, mengatakan pihaknya menerima informasi kejadian dari Kasat Polairud Lampung Selatan pada pukul 07.45 WIB.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Bakauheni langsung diberangkatkan ke lokasi dengan membawa peralatan pencarian dan penyelamatan, termasuk perahu karet dan perlengkapan selam.
“Begitu menerima laporan, tim kami segera bergerak menuju lokasi dan berkoordinasi dengan seluruh unsur yang telah berada di lapangan. Berkat sinergi yang baik, korban berhasil ditemukan dalam waktu kurang dari satu jam sejak tim tiba di lokasi. Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban,” ujar Restu.
Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa nahas itu bermula sekitar pukul 02.00 WIB saat korban bersama tiga rekannya berangkat ke perairan Pulau Rimau untuk memeriksa jaring sekaligus menombak ikan.
Sekitar pukul 03.30 WIB, tiga rekannya lebih dahulu kembali ke daratan setelah menyelesaikan aktivitas, sementara korban masih berada di lokasi untuk melanjutkan menombak ikan.
Tidak lama kemudian terdengar korban meminta pertolongan. Salah seorang rekannya, Zian, sempat berusaha menolong dan berhasil menggapai korban. Namun karena kelelahan, Zian ikut terseret ke dalam air hingga akhirnya diselamatkan oleh rekannya yang lain, Badawi. Dalam situasi tersebut, pegangan terhadap korban terlepas sehingga korban tenggelam dan dinyatakan hilang.
Operasi pencarian melibatkan Tim Rescue Pos SAR Bakauheni, personel Polairud Lampung Selatan, TNI Angkatan Laut, Satpol PP, serta keluarga korban. Pencarian dilakukan dengan menyisir area sekitar lokasi menggunakan perahu karet dan didukung perlengkapan selam.
Setelah korban berhasil ditemukan, operasi SAR resmi dihentikan dan dinyatakan selesai. Seluruh personel dari unsur yang terlibat kemudian dikembalikan ke satuan masing-masing.
Versi ini menggunakan bahasa yang lebih ringkas, konsisten, dan sesuai dengan kaidah penulisan berita tanpa mengubah fakta maupun kronologi kejadian.(mhs)