Selain Masalah Air, Tikus Masih Musuh Utama Petani di Lampung Timur
RUBRIK,LAMTIM – Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Timur melalui Dinas Pertanian menargetkan tanam padi seluas lima ribu hektare, dari luas lahan sawah sekitar 63,4 ribu hektare pada musim kemarau tahun ini. Hal itu disampaikan kepala bidang tanaman pangan Mursidi, saat di konfirmasi, Kamis (2/8/2019).
Menurut maesudi Untuk memenuhi lima ribu hektare tanam padi, tujuh kecamatan yang memiliki irigasi Non Teknis (sederhana) nekat melakukan tanam, yaitu Kecamatan Jabung, Matarambaru, Wayjepara, Brajaselebah, Batanghari dan Sekampung. Sementara sawah yang menggunakan irigasi teknis lebih tidak melakukan tanam atau menanam palawija berupa jagung dan sejenisnya,”lima ribu hektare akan dilakukan mulai Agustus ini.”Ujar Mursidi.
Sementara itu, menurut Suyoto petani Way Jepara, untuk tanam musim kemarau ini tidak menjamin akan mendapatkan hasil maksimal selain disebabkan kondisi kemarau di pastikan hama tikus akan menjadi masalah utama.
Bukan hanya tanaman padi yang menjadi santapan hama tikus melainkan tanaman jagung juga akan menjadi sasaran empuk gerombolan tikus, sehingga tidak sedikit yang memilih mengosongkan lahannya,”dari pada beresiko, rugi modal akibat gagal panen lebih baik tidak tanam.” Tegas Suyoto.
(SUSANTO)