Ribuan Petani Lampung Timur Tuntut Bupati Naikkan Harga Singkong
RUBRIK, LAMPUNG TIMUR – Sekitar seribuan petani menuntut Pemerintah Kabupaten Lampung Timur menaikkan harga singkong. Massa yang menumpangi 50 truk tersebut berkumpul di Lapangan Merdeka Sukadana, Lampung Timur, Kamis (22/12/2016).
Rencananya mereka berkumpul akan melakukan aksi di depan kantor Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim. Namun, massa hanya berhenti di Lapangan Merdeka Sukadana karena tidak diperbolehkan menuju depan kantor Bupati, sehingga Bupati dan wakil bupati yang turun ke Lapangan Merdeka Sukadana untuk menemui ribuan petani.
Seperti yang diungkapkan koordinator massa, Fauzi mengatakan, tuntutan petani menyuarakan nasibnya terkait buruknya harga singkong benar-benar murni kepentingan petani bukan kepentingan politik.
“Ini tidak ada kaitannya politik, murni petani, urusan perut masing-masing,” ujar Fauzi.
Ribuan petani meminta kepada Bupati Chusnunia agar memberikan dukungan moral dan agar bisa menekan pihak perusahaan tapioka yang ada di Lampung Timur. Tuntutan petani yaitu harga singkong bisa naik, potongan kadar air serta debu yang mencapai 20 hingga 30 persen agar bisa diturunkan, dan kelangkaan pupuk pada musim tanam saat ini bisa diatasi.
Pendemo juga berharap anggota DPRD jangan hanya tidur dan mementingkan kepentingan sendiri. Fauzi juga menyoroti anggota DPRD hanya sering melakukan kunjungan keluar daerah dan luar negeri tidak pernah turun ke petani.(*)