KNPI Metro Duga Ada Kepentingan Terkait Usulan Penambahan Dinas
RUBRIK, METRO – Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Metro Affandi Atmanegara sependapat dengan keputusan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah yang menolak adanya usulan penambahan dinas di Bumi Sai Wawai.
“Beban anggaran belanja pegawai Kota Metro pasti bertambah kalau pejabat eselon II, III, dan IV bertambah. Segala macam tunjangan, biaya operasional dan lain-lain jelas makin memberatkan. Terus kapan APBD bisa digunakan bagi pembangunan fisik dan fasum untuk masyarakat?” sindirnya, Sabtu (9/10/2016).
Terhadap usulan SOTK, KNPI pun mencium aroma kepentingan. Dimana posisi jabatan eselon II sudah bertuan yang terkesan dipaksakan akibat janji politik semasa pencalonan.
“Bukan rahasia lagi, kalau sudah banyak pegawai Lampung Tengah yang sudah di sini. Apa Kota Metro ini tidak punya orang-orang yang berkompeten sampai harus didatangkan dari sana? Kita kota yang bervisi pendidikan lho,” ketusnya.
Terakhir ia berharap assesment yang sudah dilakukan dapat benar-benar diterapkan ketika mencari pejabat untuk menempati semua posisi. Termasuk latar belakang pendidikan yang harus diselaraskan dengan dinas atau badan yang dipimpin.
“Misalnya Dinas PU kadisnya sarjana pendidikan. Atau sebaliknya, dinas pendidikan kadisnya sarjana teknik. Bisa berantakan kalau seperti itu dibiarkan. Harus sesuai keahliannya,” tutupnya.(*)