Kecamatan Metro Pusat Diguyur Rp 5 Miliar, Chrisna Putra Minta Masyarakat Tidak Buang Sampah Sembarangan
RUBRIK, METRO-Bedah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di Kota Metro terus berlanjut. Kali ini Kecamatan Metro Pusat mendapat giliran kegiatan ini.
Selain diikuti masyarakat setempat, kegiatan tersebut juga dihadiri Penjabat Walikota Metro Acmad Chrisna Putra beserja jajaran satuan kerja perangkat daerah ( SKPD) di lingkungan Pemerintah Kota Metro. Kegiatan yang berlangsung di aula Kelurahan Hadimulyo Barat, Metro Pusat, Jumat (12/2/2016), juga di hadiri Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro Anna Morinda.
Penjabat Walikota Metro Achmad Chrisna Putra mengatakan, Pemerintah Kota Metro tahun ini mengalokasikan anggaran Rp 5 miliar lebih untuk Kecamatan Metro Pusat. Alokasi anggaran tersebut disesuaikan dengan kebutuhan Kecamatan Metro Pusat sebagai pusat Pemerintahan Kota Metro.
Beberapa persoalan yang muncul dalam Musrenbang di Kecamatan Metro Pusat antara lain permasalahan sampah dan pemakaman. Dengan jumlah penduduk yang padat maka potensi penumpukan sampah semakin besar. Untuk itu Chrisna Putra meminta agar masyarakat meningkatkan kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya.
“Jumlah pasukan kuning (kebersihan) kita saya rasa cukup banyak, dan sudah memadai, namun yang menjadi masalah, kesadaran masyarakat yang masih kurang, untuk membuang sampah pada tempatnya,” ujar Chrisna Putra saat mengisi sambutan.
Selain pemaparan rencana pembangunan oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kota Metro Arif Joko Arwoko, bedah APBD dan musrenbang ini juga diisi dengan tanya jawab, dan usulan dari masyarakat yang disampaikan secara langsung kepada Kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Metro.
Hasil dari kegiatan ini nantinya akan menjadi acuan bagi setiap kepala SKPD untuk menentukan arah kebijakan pembangunan agar lebih pro rakyat.(Jdp)