Ini Pesan Sujadi Saat Buka Perkemahan Kedua Sako Ma’arif NU Pringsewu
RUBRIK, PRINGSEWU – Setelah sukses menggelar Perkemahan Sako Ma’arif NU edisi perdana, Satuan Komunitas Ma’arif NU Kabupaten Pringsewu kembali menggelar Perkemahan Sako Ma’arif NU untuk yang kedua kalinya.
Acara ini yang berlangsung di Komplek Gedung NU Kabupaten Pringsewu ini dibuka oleh Bupati Pringsewu Sujadi, Jumat (7/10/2016).
Acara pembukaan yang juga dihadiri perwakilan dari Sako Maarif Pusat, pengurus Maarif Provinsi dan beberapa pengurus Maarif dari Kabupaten yang ada di Provinsi Lampung serta Ketua PCNU beserta jajaran pengurus tersebut ditandai dengan penyematan tanda peserta perkemahan secara simbolis kepada perwakilan peserta oleh Bupati Pringsewu Sujadi.
Sujadi yang juga ketua Mabicab Gerakan Pramuka Kabupaten Pringsewu menyampaikan ucapan selamat dan memberikan apresiasi kepada Sako Maarif Kabupaten Pringsewu yang telah menggelar kegiatan untuk kedua kalinya ini.
“Pramuka yang merupakan ajang untuk kaderisasi bagi calon-calon pemimpin Indonesia yang khususnya di Sako Ma’arif ini di bawah naungan Nahdlatul Ulama adalah harus selalu mobile sehingga yang tahun kemarin sudah berhasil maka di tahun ini tentu akan ada peningkatan-peningkatan, sehingga tantangan-tantangannyapun akan lebih berat sebagaimana juga tantangan IT dan sebagainya. Karena itu, dengan adanya perkemahan dari Sako Ma’arif ini akan memperkaya dan memperkuat komitmen dan konsisten sebagai generasi Ahlussunah Wal Jama’ah generasi Indonesia,” ungkap Sujadi usai membuka kegiatan perkemahan.
Secara umum untuk Kepramukaan yang ada di Kabupaten Pringsewu, Ia mengharapkan bahwa kegiatan Permacab II ini mampu menjawab tantangan perubahan zaman dimana saat ini banyak pemuda yang mengalami degradasi moral.
“Kebetulan saya sebagai Kamabicab tentu kita sangat mendorong sekali, di tahun ini Pringsewu yang memang pembangunan SDM yang merupakan primadonanya dan kepramukaan adalah bagian dari SDM itu sendiri, sehingga komitmen dan prioritas untuk membangun SDM adalah juga menjadi prioritas di Kabupaten Pringsewu termasuk juga dalam bidang pendanaan memungkinkan untuk mengembangkan seoptimal mungkin,” pungkas Sujadi yang juga mustasyar PCNU Kabupaten Pringsewu.
Sementara itu, Wakil Ketua Soleh Abwa perwakilan dari Sako Maarif Pusat berharap Sako Ma’arif Pringsewu bisa ikut serta dalam Perkemahan Ma’arif tingkat nasional.
“Atas nama Sako Nasional Ma’arif NU mengucapkan terimakasih ke Sako Ma’arif Pringsewu yang telah melaksanakan kegiatan perkemahan di lingkungan Sako Ma’arif NU. Untuk kegiatan Nasional kita sudah pernah melaksanakan kegiatan perkemahan Wirakarya Nasional (Perwiranas) yang pertama di Jombang dengan peserta penegak se-Indonesia,” ujarnya.
“Dan insyaAlloh untuk Perwiranas yang kedua akan dilaksanakan di Kabupaten Magelang, dan untuk tingkat penggalang akan dilaksanakan di Lombok. Sehingga dengan diadakannya kegiatan Perkemahan Sako Ma’arif Pringsewu ini bisa dikirim untuk kegiatan perkemahan nasional yang akan datang,” tambah Soleh Abwa.
Menurutnya Pringsewu salah satu cabang Sako Ma’arif yang cukup aktif yang diharapkan untuk menjadi contoh untuk cabang lain khususnya di Provinsi Lampung.
“Selain sako Ma’arif cabang Pringsewu yang sudah melakukan kegiatan perkemahan secara aktif adalah di wilayah di Pulau Jawa. Kepengurusan sako tingkat nasional sudah terbentuk dan tingkat wilayah atau daerah sudah mencapai lima daerah, dan mudah-mudahan sako Ma’arif wilayah Lampung akan segera terbentuk, sehingga kegiatan Pramuka tidak hanya tersentral di Pringsewu akan tetapi bisa dilaksanakan juga di kabupaten-kabuaten yang lain,” harapnya.
Kegiatan perkemahan Sako Ma’arif tersebut berlangsung selama tiga hari mulai Jumat sampai Minggu (7-9/10/2017) yang diikuti oleh seluruh Lembaga Pendidikan yang ada di bawah naungan LP Maarif Kabupaten Pringsewu.
Selain berasal dari Kabupaten Pringsewu, Permacab II tahun ini juga diikuti oleh utusan Sako Maarif dari Kabupaten Lampung Selatan dan Kota Bandar Lampung. Terdiri dari 72 sangga kerja dengan delapan anggota di masing-masing sangga.(*)