Eks Gafatar Tiba di Kampung Halaman Masing-Masingn
Senin (25/01) ada sekitar 27 warga Eks Gafatar asal Kalimantan Barat yang tiba di Gersik Jawa Timur dini hari tadi menggunakan bus, 12 orang dari warga eks gafatar adalah balita dan anak-anak, mereka saat ini ditempatkan sementara diposko penampungan Loka Bina Karya Asi Dewata Kecamatan Cermei Kabupaten Gresik. Kedatangan eks ormas Gafatar ini dijemput Dinas Sosial dan Aparat setempat, saat ini mereka telah didata dan dibina oleh dinas setempat sebelum dipulangkan kerumah mereka masing-masing. namun di kampung halaman nya ini sebagian dari mereka telah menjual harta bendanya termasuk rumah mereka.
Sedangkan di Mojokerto Jawa Timur ada 23 warga Eks Gafatar tiba minggu malam (24/01) tepatnya di panti Werda Dinas Sosial kabupaten Mojokerto, kedatangan mereka ini langsung disambut oleh Bupati
Mojokerto Kepala Dinas Sosial dan tokoh masyarakat setempat, rencana hari ini mereka semua akan dipulangkan kerumahnya masing-masing. Setibanya di panti penampungan ada 2 anak yang di dera sakit karenakankelelahan usai menempuh perjalanan jauh menggunakan bus yang mereka tumpangi dari Kalimantan Barat menuju Mojokerto dan langsung mendapat pertolongan dari petugas PMII setempat.
Di Blitar Jawa Timur ada 24 mantan anggota Gafatar dipulangkan dari Pontianak Kalimantan Timur senin pagi (25/01).Saat ini mereka masih dikumpulkan di gedung Dinas Pariwisata Blitar. Sebagian dari mereka tidak memiliki perkerjaan di kampung halaman sehingga pemerintah daerah Blitar memberikan santunan, dan kedepan mereka akan diberikan pelatihan dan pekerjaan untuk memulai kembali aktivitas baru dikmapung halaman. Wakil Bupati Blitar berharap “warga eks gafatar dapat berbaur dengan masyarakat dalam kegiatan apapun” begitu ujar ia dalam wawancara saat menemui warga eks gafatar di gedung Dinas Pariwisata Blitar.
Ditengah upaya pemerintah memulangkan warga eks gafatar ada 22 warga eks gafatar yang masih nekat menuju Pontianak Kalimantan Barat melalui jalur laut yang berangkat dari Jakarta menggunakan kapal menuju Pontianak jumat lalu (22/01). Mereka ke Pontianak menuju daerah MelawiBdengan tujuan bertemu sesama warga eks gafatar yang ada disana, tetapi upaya mereka dapat diamankan oleh pihak kepolisian, saat ini mereka
sementara diamankan diposko pengungsian Bekandam Tanjung Pura dan akan
segera dipulangkan dari Jakarta ke kampung halamannya.
Salah satu eks gafatar Suryo bersama istri dan anaknya yang tiba di Tanjung Mas Semarang Senin pagi (25/01) dengan KRI Teluk Gili Manuk, Suryo merupakan salah satu warga eks gafatar asal Pontianak Kalimantan Barat ia kecewa karena telah mengeluarkan uang belasan juta rupiah untuk bertani di Pontianak dan saat ini pulang tidak membawa hasil apapun. Begitu pula dengan Sumarti asal Yogyakarta yang tidak tahu terlalu banyak tentang ormas gafatar, ia ke Pontianak dengan tujuan ingin mengadu nasip untuk bertani dan berharap sukses disana tetapi ikut dipulangkan kekampung halamannya bersama mantan anggota gafatar.(Pinto)