Dinilai Punya Keunggulan, Bina Keluarga Balita Rahayu Berpotensi Wakili Lamteng di Lomba Tingkat Provinsi
RUBRIK, LAMPUNG TENGAH – Menang atau kalah dalam lomba hanya merupakan tataran. Hal ini diungkapkan Ketua Tim Penilai Lomba Bina Keluarga Balita (BKB) Holistik Integratif Posyandu dan PAUD Tingkat Provinsi Lampung Anggit Wardoyo saat melakukan penilaian terhadap BKB Rahayu, Kelurahan Gunungsugih, Kecamatan Gunungsugih, Lampung Tengah, Selasa (10/5/2017).
Anggit mengajak kelompok BKB Holistik Integratif Posyandu dan PAUD untuk meningkatkan serta mewujudkan keluarga yang berkualitas.
“Sasaran lomba ini bukan mencari siapa pemenang. Kalah-menang dalam lomba hanya merupakan tataran. Terpenting bagaimana bisa mewujudkan keluarga yang berkualitas serta menghasilkan generasi penerus bangsa yang cerdas dan takwa,” katanya.
Kunjungan tim penilai lomba BKB, kata Anggit, ingin melihat langsung BKB Rahayu. “Kami ingin melihat secara langsung berbagai program dan kegiatan yang dilakukan kelompok BKB Rahayu. Sudah sesuaikah dengan data-data yang dikirimkan kepada tim juri,” ujarnya.
Menjadi yang terbaik, lanjut Anggit, memang tidak mudah. Perlu kerja kerja keras dan kesiapan. Baik dari tataran birokrasi maupun para kader-kadernya.
“Saya juga berharap kader BKB Lamteng bisa muncul dalam Harganas di Bandar Lampung nanti. Tunjukkan dan suguhkan yang terbaik. Diperkirakan dari seluruh Indonesia banyak yang akan hadir,” ungkapnya.
Sedangkan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemkab Lamteng A Azhar mewakili Bupati Mustafa mengucapkan terima kasih atas kehadiran tim penilai lomba BKB Provinsi Lampung.
“Atas kehadiran tim penilai, kami ucapkan terima kasih. Begitu juga dengan kelompok BKB Rahayu yang telah mempersiapkan semuanya,” katanya.
“Khusus untuk kegiatan BKB, Lamteng memiliki 6.035 kader dan 39.391 orang ibu sasaran anggota kelompok BKB yang tersebar di 28 kecamatan. Kelompok BKB ini telah terintegrasi dengan posyandu dan PAUD,” paparnya.
Kelompok BKB Rahayu, kata Azhar, telah memiliki kontribusi yang cukup baik dalam menunjang kesuksesan program KB dan pendidikan, di Lamteng. Menurutnya, Kelompok BKB Rahayu ini memiliki keunggulan pada keterpaduan kegiatan BKB dengan kegiatan Posyandu dan PAUD.
“Orangtuanya memperoleh pengetahuan untuk menyiapkan putra-putrinya agar menjadi generasi masa depan yang berkualitas unggul melalui kelompok BKB,” jelasnya.
Azhar menjelaskan, ada 20 kader BKB Rahayu. Sebanyak dua kader telah mengikuti pelatihan tingkat kecamatan, 11 kader telah mengikuti pelatihan tingkat kabupaten, dan 6 kader telah mengikuti pelatihan tingkat provinsi.
Karena itu, kata Azhar, Pemkab Lamteng berharap kepada tim penilai lomba BKB dapat melaksanakan tugasnya dengan menilai secara objektif terhadap kelompok BKB Rahayu.
“Kami persilakan menilai BKB Rahayu. Harapan kita, BKB Rahayu bisa mewakili Provinsi Lampung ke tingkat nasional,” harapnya.
Sementara menurut Ketua TP PKK Lamteng Nessy Kalviya Mustafa, sasaran utama pembinaan balita melalui kegiatan BKB adalah para ibu dalam mendidik anaknya dengan baik.
“Pembinaan in khusus kaum ibu dalam mendidik anak. Hal ini menitikberatkan pada pembinaan nonfisik yang beraspek psikologis atau kejiwaan balita agar dapat berkembang secara optimal,” katanya.(ADV)