Kasus Kekerasan Anak di Sekolah Marak, DPRD Lamteng: Tenaga Pendidik Perlu Tes Psikologi
RUBRIK, LAMPUNG TENGAH – Maraknya kasus kekerasan kepada anak khususnya di lingkungan sekolah, baik kekerasan fisik maupun seksual yang dilakukan oleh oknum guru mendapat perhatian dari anggota DPRD yang bermitra dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Tengah.
Wahyudi, anggota Komisi Empat DPRD Lampung Tengah menuturkan, untuk menanggapi masalah tersebut, pihaknya akan segera memanggil Lembaga Perlindungan Anak dan Perempuan (LPPA) dan juga Dinas Pendidikan Lampung Tengah untuk rapat dengar pendapat dan mencari solusi untuk menekan angka kasus kekerasan pada anak di sekolah.
“Dengan adanya kasus tersebut kami akan segera memanggil Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Tengah serta LPPA untuk mencarikan solusi bersama,” tutur Wahyudi.
Menurut politisi PDIP ini, melihat grafik kekerasan pada anak terutama di lingkungan sekolah perlu dilakukan uji tes psikologi dan kejiwaan kepada semua tenaga pendidikan di Lamteng. Selain itu perlu pengawasan dari semua pihak terkait.
“Kalau melihat grafiknya yang meningkat maka tes psikologi dan kejiwaan perlu dilakukan yang bekerja sama dengan rumah sakit jiwa untuk mengetahui karakter tenaga pendidikan yang ada dan yang lebih penting adalah pengawasan dari semua pihak terkait,” ungkap Wahyudi.
Di samping itu juga peran dari LPPA sangat dibutuhkan, pendampingan bukan hanya melakukan pendampingan saat ada kasus tetapi melakukan pendidikan, penyuluhan, pembinaan ke sekolah.(*)