HomeBERITA LAMPUNGLAMPUNG TIMURKritik Seremoni Hari Anak Nasional, Akrap: Lebih Baik Sosialisasi di Sekolah Tak Banyak Keluar Anggaran

Kritik Seremoni Hari Anak Nasional, Akrap: Lebih Baik Sosialisasi di Sekolah Tak Banyak Keluar Anggaran

RUBRIK, LAMPUNG TIMUR – Koordinator Aliansi Anti Kekerasan Anak dan Perempuan (Akrap) Lampung Timur Edi Arsadad menilai seremonial peringatan Hari Anak Nasional yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Lamtim di Desa Labuhanratu VII, Kecamatan Labuhanratu, Senin (8/8/2016), tidak memberikan pengaruh signifikan. Terutama dalam mengatasi kekerasan terhadap anak.

Dalam serimonial itu dihadiri Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim, Kapolres Lampung Timur AKBP Harseno, Wakil Bupati Zaiful Bukhori, seluruh SKPD Lampung Timur, dan ratusan anak-anak SD se-Kecamatan Labuhanratu.

Seremonial peringatan Hari Anak Nasional, menurut Edi, tidak ada pengaruhnya terhadap korban-korban kekerasan seksual terutama pada anak anak. “Kalau dibilang itu pencegahan sangat tidak efisien, pencegahan lebih baiknya melakukan sosialisasi di sekolahan, terutama SMP dan SMA,” katanya.

“Sosialisasi akan lebih efisien dan tidak banyak memakan anggaran bila dibanding dengan seremonial di lapangan yang hanya terkesan pencitraan,” tambah Edi.

Dia menambahkan, selain itu masih banyak kasus kekerasan seksual terhadap anak yang belum terungkap.  Artinya pelaku belum tertangkap dan masih berkeliaran, seperti yang menimpa, Sa (12), Di (13) dan Nm (16). Mereka adalah korban pemerkosaan yang pelakunya belum terungkap.

Ketiga korban yang disebutkan Edi, identitas pelaku sudah jelas namun ironisnya pelaku tidak juga terungkap. “Wajar jika pembunuh Mis tidak terungkap karena identitas pelaku belum juga diketahui, sedangkan pelaku yang sudah jelas identitasnya saja tidak terungkap,” sindir Edi.

Hal itu menjadi PR besar bagi Pemda Lamtim bukan hanya polisi. Pemerintah daerah harus benar-benar bisa turut serta melindungi dan mencegah kekerasan seksual terutama korbannya anak-anak.

“Jangan setelah terjadi baru pemda sibuk melakukan sosialisasi atau seremonial, justru yang terpenting sebelum banyak korban pemda bisa meminimalisir,” ujarnya.(ag)

Blangko SIM di Lamti
Jadi Ikon Lamteng, P
Rate This Article:
NO COMMENTS

LEAVE A COMMENT

https://bumimineralsulawesi.com/smelter

https://enspirestudio.com/about/

https://catalog.widyagama.ac.id/

https://library.akfarsurabaya.ac.id/

slot gacor

Analisis Evaluasi Variansi dan Probabilitas Data untuk Membaca Pola Pembayaran Permainan dengan Lebih Cermat
Mengulas Risiko dan Variansi pada Tren Wild Bandito yang Banyak Diperhatikan Penggemar
Cara Memahami Analisis Probabilitas dan Data RTP agar Ekspektasi Bermain Tetap Realistis
Strategi Membaca Perilaku Permainan untuk Menata Target Sesi dan Risiko dengan Perhitungan Lebih Tepat
Menelusuri Hubungan Metrik RTP Mahjong Ways dengan Perilaku Pengguna di Era Data Modern
Kenapa Pengamatan Digital yang Terkumpul Menjadi Dasar Literasi Data untuk Keputusan Lebih Bijak
Menilai Kondisi RTP Rendah Lewat Manajemen Risiko dan Variansi secara Lebih Objektif
Korelasi Teknologi dan Perilaku Pengguna Membuka Cara Baru Memahami Ekosistem Permainan Digital Global
Membaca Alur Gate of Olympus lewat Sinkronisasi Simbol Berulang dengan Pendekatan yang Lebih Konsisten
Panduan Dasar Memakai Pola Baccarat untuk Menentukan Banker atau Player dengan Rasio Lebih Akurat Presisi