Ogah Berkoalisi dengan Golkar di Pilgub, Noverisman Subing: Arinal Djunaidi Sosok Biasa-biasa Saja
Kabar yang beredar, koalisi ini terkait adanya Arjuno (Arinal Djunaidi dan Noverisman Subing) pada ajang pesta demokrasi lima tahunan ini.
“Saya tegaskan tidak pernah mau dijadikan sebagai calon wakil gubernur, apalagi jika dipasangkan sama Arinal Djunaidi,” kata Politisi PKB Lampung, Noverisman Subing, Senin (8/5/2017).
Nover mengaku kenal dengan Arinal Djunaidi sejak tahun 1990 an sejak sama-sama bekerja sebagai pengurus Pemuda Pancasila. Saat itu, Arinal menjabat sebagai salah satu wakil ketua sampai tahun 1995.
“Setelah itu Arinal tidak aktif lagi. kalau saya sampai saat ini masih aktif terus dan kedekatan lainnya sekedar teman main golf saja. Menurut saya, Arinal Djunaidi sebagai sosok yang biasa saja, birokrat biasa saja kebetulan mencapai puncak sebagai Sekda,” tegasnya.
Oleh karena itu, PKB tidak akan gegabah mendorong nama yang bakal diusung untuk mengikuti Pilgub 2018 mendatang. Sebab, saat ini terdapat tiga calon pemimpin terkuat, yakni M Ridho Ficardo, Mustafa, dan Herman HN.
“Mereka bertiga ini pasti mempunyai basis massa semua. Yang jelas PKB saat ini masih mencari figur balonkada yang bakal menang pada Pilgub nanti,” ungkapnya.
Selain itu, Kanjeng, sapaan akrabnya mengatakan bahwa pihaknya masih belum bisa menentukan arah dukungan suara mendatang, apakah bakal mendukung ketiga calon terkuat ataupun menyandingkan bersama kader internal partai untuk mengikuti Pilgub.
“Kader partai potensial kita Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim. Ini kita anggap mampu untuk mendampingi beliau bertiga ini,” pungkasnya.
Sebelumnya, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Golkar Bandar Lampung Yuhadi meradang ketika dikonfirmasi terkait beredarnya foto Ketua DPD Golkar Provinsi Lampung Arinal Djunaidi berpasangan dengan Politisi PKB Noverisman Subing yang beredar melalui media sosial.
“Kami DPD I dan DPD II sedang fokus konsolidasi internal, dalam rangka merapatkan barisan menuju Pilkada 2018, Pileg dan Pilpres 2019. Jadi peristiwa ini sangat disayangkan bagi kami, karena jelas melukai dan mencederai upaya Partai Golkar dalam meningkatkan dan menarik simpati rakyat,” ujarnya, Minggu (7/5/2017).
Mantan Aktivis IAIN Raden Intan Lampung ini menjelaskan, pihak DPD II belum berpikir ke arah sana, karena masih terus berupaya menaikkan popularitas dan elektabiltas Ketua DPD Golkar Provinsi Lampung Arinal Djunaidi (ARD) di mata masyarakat Provinsi Lampung.
“Kami berjibaku siang dan malam, hujan dan panas, tak kenal lelah, tak lekang panat, tak luntur kena hujan, dalam rangka mensosialisasikan untuk meningkatkan popularitas dan elektabilitas, tapi ada oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab yang mencoba menyebarkan foto itu,” katanya.(Riska)