Tak Terima Bendera PDIP Dibakar Massa, Megawati Minta Kader Tempuh Jalur Hukum

0
1210
Ketua Umum PDI Perjuanagan Megawati Soekarnoputri, Megawati tidak terima bendera PDIP dibakar oleh massa, Megawati terbitkan surat harian untuk para kader tempuh jalur hukum, Partai PDI Perjuangan
Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri keluarkan surat harian untuk kadernya tempuh jalur hukum dalam kasusu pembakaran bendera PDI Perjuangan oleh massa pada Rabu (24/6/2020)

RUBRIK, JAKARTA – Kasus pembakaran bendera partai PDI Perjuangan serta bendera PKI dalam aksi demostrasi saat menentang RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) di depan Gedung DPR RI oleh para pendemo pada Rabu (24/6) membuat Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri geram. Hal tersebut lantas membuat Megawati mengeluarkan surat perintah harian kepada kadernya mengenai dugaan tindak pidana pembakaran bendera partai yang ia pimpin.

Dalam surat yang dikeluarkan pada Kamis (25/6/2020) Megawati menuliskan bahwa ia meminta kader PDIP seluruh Indonesia untuk bersiap siaga dan mengedepankan proses hukum atas kasus tersebut.

“Terus rapatkan barisan. Tempuhlah jalan hukum, perkuat persatuan dengan rakyat, karena rakyatlah cakrawati partai,” tulis Megawati dalam surat perintah harian.

Mengutip MediaIndonesia.com, partai dengan lambang moncong putih itu memiliki sejarah panjang dalam memperjuangkan demokrasi di Indonesia. Partai PDI Perjuangan merupakan partai yang sah dan berakar kuat pada sejarah perjuanagn kemerdekaan Indonesia, melalui Partai Nasional Indonesia yang didirikan oleh Bung Karno pada 4 Juli 1927.

Dalam perjalananya partai itu sempat mengalami berbagai tantangan, seperti penyerangan kantor partai pada tanggal 27 Juli 1996 sebagai puncaknya.

“Meskipun demikian dalam perjalanannya, PDI Perjuangan tetap dan selalu akan menempuh jalan hukum. PDIP Perjuangan akan terus mengobarkan elan perjuangan bagi dedikasi partai untuk rakyat, bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tulis Megawati.

Dalam surat tersebut Megawati yang menjabat sebagai ketua umum, menuliskan bahwa Partai PDI Perjuangan tidak pernah memiliki keinginan untuk memecah belah bangsa.

“Sebab kita adalah pengikut Bung Karno yang menempatkan Pancasila sebagai suluh perjuangan bangsa,” tegas Megawati.

Terkait surat tersebut, Sekertaris Jendral DPP PDI Perjuangan Hasto Kritiyanto pun membenarkan surat perintah yang dikelurkan oleh Megawati untuk meminta kadernya untuk memnempuh jalur hukum terkait pembakaran bendera partai tersebut.

“Ya benar Ibu Ketua Umum mengeluarkan surat perintah,” kata Hasto. (dw/us)

LEAVE A REPLY