Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan, Anggota DPD RI Minta Para Siswa Jadi Kader Bhinneka Tunggal Ika
LAMPUNG TENGAH – Anggota MPR RI yang berasal dari unsur Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Lampung Ir Anang Prihantoro meminta para siswa harus dapat menjadi kader Bhinneka Tunggal Ika dan menjadi manusia unggul untuk menuju Indonesia emas tahun 2045.
“Dan karena pemuda ini merupakan agen pembangunan di masa mendatang, saya harapkan pada usia 44 tahun mendatang saat Indonesia emas tahun 2045 mereka akan lebih matang dan lebih baik dari kader-kader bangsa yang ada saat ini,” ujar Anang Prihantoro saat menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaan di Aula SMAN 1 Seputih Surabaya, Sabtu (26/11/2016).
Hadir dalam acara tersebut anggota DPRD Lampung Tengah dari Komisi 4 I Kade Asian Nafiri dan Dedi Saputra, yang berasal dari dapil setempat didampingi Kepala SMAN 1 Seputih Surabaya Gusti Ketut Suparja dan diikuti oleh sekitar 450 siswa-siswi dari beberapa sekolah yang ada di kecamatan setempat.
Anang menambahkan, untuk menjadi manusia unggul banyak hal yang harus dipenuhi, karena menjadi manusia unggul harus memiliki moralitas, integritas, dan kapasitas yang bila dijabarkan, moralitas terdiri dari iman dan taqwa, jujur dan tidak menipu. Sedangkan integritas adalah sopan santun, tekun, sabar, ulet, hemat, dan sederhana.
Sementara kapasitas adalah harus memiliki wawasan yang luas, mengusai Iptek dan pandai bergaul (menguasai jaringan). Sedangkan kendala dan tantangan menjadi manusia unggul antara lain; hedolisme, medsos ”abal abal”, SARA dan primordialisme apatisme, pasimisme, anarkisme, dll.
Menurut senator senayan ini, untuk mencapai semua itu siswa harus memiliki rasa nasionalisme dan dapat mengamalkan Pancasila, menjalankan UUD 1945, merawat Bhinneka Tunggal Ika dan menjaga NKRI.
”Guna mencapai itu semua itu maka siswa harus memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi serta dapat mengamalkan Pancasila, menjalankan UUD 1945, menjaga Bhinneka Tunggal Ika, serta dapat menjaga NKRI, dan saat ini di negara kita sedang di uji melalui isu-isu yang akan memecah belah persatuan dan kebhinekaan kita. Untuk itu harus benar benar dapat menanamkan rasa nasionalisme dan Kebhinekaan pada generasi muda agar keutuhan NKRI tetap terjaga, karena dengan kebhinekaan itu kita adalah satu, kita adalah Indonesia,” pungkasnya.
Selain itu I Kade Asian Nafiri menyatakan sangat senang sekali dengan adanya kegiatan sosialisasi empat pilar ini karena dengan adanya sosialisasi ini para siswa lebih tahu, lebih matang akan arti dan apa yang di lakukannya untuk Pancasila, UUD 45, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI.
Untuk para generasi muda ini ia berpesan untuk dapat menanamkan empat pilar di jiwanya karena mereka adalah tulang punggung bangsa dan dapat menjadi soko guru dan menanamkan empat pilar di lingkungannya.
Sementara , kepala SMAN 1 Seputih Surabaya Gusti Ketut Suparja sangat berterima kasih kepada para wakil rakyat yang telah memberikan pemahaman empat pilar kepada murid-muridnya dan berharap siswanya memiliki tingkat kebhinekaan yang tinggi dan rasa nasionalisme menjadi pemersatu di sekolah yang penuh kebhinekaan.
Kegitan sosialisasi empat pilar kebangsaan MPR RI ini diwarnai tanya jawab para siswa dengan narasumber. Pertanyaan para siswa/siswi, antar lain; apa sebabnya masih banyak para pejabat yang korusi? Bagaimana menangani pelajar yang menyimpang dari empat pilar MPR RI? Bagaimana menyadarkan siswa untuk menjadi kader Bhineka Tunggal Ika? dan Bagaimana menjadikan Lampung lebih maju dan rakyatnya sejahtera?
Selain mendapatkan jawaban dari para narasumber yang hadir, para siswa dan siswi yang bertanya ,mendapatkan hadiah sebuah buku bacaan yang menarik, yang setelah dibaca dan disimpulkan isinya, diminta untuk disampaikan kembali hasil rangkumannya kepada para wakil rakyat tersebut. Harapannya dapat memacu minat baca dan menambah wawasan para siswa tersebut.(ddy)