Ratusan Warga Pringsewu Antusias Saksikan “Pandawa Kumpul” Semalam Suntuk

0
1742
Pagelaran Wayang Kulit du Pekon Gadingrejo Pringsewu.

RUBRIK, PRINGSEWU – Ratusan warga Pekon Gadingrejo dan sekitarnya menyaksikan pentas pagelaran wayang kulit semalam suntuk dalam rangkaian kegiatan bersih desa di Pekon Gadingrejo, Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu, Sabtu (22/10/2016).

Pagelaran wayang kulit yang mengangkat lakon “Pandawa Kumpul” ini didalangi Ki Pari Kesit Dipoyono dari Kutoarjo, Jawa Tengah.

Sebelum pagelaran wayang kulit dimulai, kegiatan dimulai dengan penyerahan tokoh wayang Birowo oleh Bupati Pringsewu Sujadi melalui Camat Gadingrejo Suprayogi kepada dalang Ki Pari Kesit Dipoyono.

Dalam sambutan bupati yang dibacakan Suprayogi, kegiatan bersih desa mengandung nilai luhur yaitu nilai kebersamaan, kerukunan, gotong-royong serta mempererat rasa persatuan dan kesatuan.

“Dalam bersih desa sekaligus peringatan tahun baru 1438 H, kami berharap kegiatan ini bukan hanya seremonial belaka, akan tetapi lebih bermakna lagi. Kita patut bersyukur salah satunya kita harus bersih-bersih lingkungan, dan tidak hanya lingkungan yang bersih tetapi hati kita juga harus dibersihkan,” ujarnya.

Selanjutnya Camat Gadingrejo mengatakan terkait dengan bersih desa dan pagelaran wayang kulit pada malam hari tersebut, maka atas nama Pemerintah Kabupaten Pringsewu serta atas nama pribadi, Bupati menyampikan terima kasih yang sebesar–besarnya kepada setiap panitia penyelenggara dan semua pihak yang telah berpartisipasi dalam melestarikan seni tradisi budaya bangsa khususnya wayang kulit ini.

“Pergelaran wayang kulit malam hari ini, merupakan rangkaian acara bersih desa, yang bertujuan selain untuk menghibur warga Pekon Gadingrejo dan daerah sekitarnya, juga hal terpenting adalah untuk lebih mencintai seni budaya yang ada,“ kata Suprayogi.

Camat Gadingrejo juga mensosialisasikan tentang akan diselenggarakannya pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pringsewu tahun depan.

“Tahun ini tahun politik, pada tanggal 15 Februari 2017 kita akan mengikuti pemilu. Mari kita menjadi warga yang baik dan cerdas untuk memberikan hak pilih, jangan sampai golput. Pilihlah yang terbaik untuk kepemimpinan Kabupaten Pringsewu yang kita cintai ini di masa yang akan datang,” pungkasnya.

Sementara Kepala Pekon Gadingrejo Gunawan W Cahyono mengucapkan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh yang terlibat dalam bersih desa ini.

Menurutnya kegiatan bersih desa ini sudah berjalan secara berkesinambungan, terbukti sudah bergilir di la dusun di Pekon Gadingrejo. Dia berharap semoga bisa ditingkatkan lagi di kegiatan-kegiatan berikutnya.

Lebih lanjut Gunawan mengatakan terkait kesenian tradisional wayang kulit pada hakekatnya merupakan ekspresi budaya, dimana kesenian tersebut tumbuh dan berakar sekaligus mengandung nilai–nilai spiritual, media pendidikan moral dan falsafah hidup.

Sebelum malam puncak bersih desa dengan diselenggarakannya pagelaran wayang kulit, masyarakat Pekon Gadingrejo juga melakukan berbagai kegiatan seperti kenduri, pembacaan sholawat nariyah 1 miliar secara serentak, dan dilanjutkan dengan pengajian akbar dengan diisi pemberian santunan kepada anak yatim serta kaum duafa.

Turut hadir pula dalam kegiatan bersih desa ini, Kadispenda Pringsewu H Fauzi, yang juga ikut serta memberikan santunan kepada anak yatim dan kaum duafa yang ada di pekon setempat.

Acara ini juga dihadiri oleh Uspika Kecamatan Gadingrejo, serta masyarakat yang memadati lapangan tempat digelarnya Pagelaran wayang kulit tersebut.(*)

LEAVE A REPLY