Polisi Amankan Pelaku Yang Menghalangi Penagkapan Bandar Narkoba

0
168
#Kriminal Lampung, #Info Lampung, # Terbanggi Lampung, #Lampung Tengah
Konferensi Pers Polres Lampung Tengah

RUBRIK, LAMTENG – Anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Lamteng mendapat penghalangan massa saat melakukan penangkapan Empat (4)  pelaku kasus narkoba di Kampung Terbanggi Besar, pada Hari Senin (05/12/2022) kemarin.

Atas insiden tersebut, dua tersangka penyalahgunaan Narkoba berhasil direbut  oleh massa, namun akhirnya polisi berhasil mengamankan tersangka kasus penyerangan Satuan Reserse Narkoba Polres Lampung Tengah yang dipimpin langsung oleh AKP Dwi Atma Yofi Wirabrata tersebut. Selasa, (6/12/22).

Saat terjadi penghadangan petugas, para pelaku dan sejumlah warga merusak kendaraan petugas, dengan mencoba melakukan perlawanan menghalang halangi petugas yang membawa tetsangka pengguna dan bandar narkoba di kampung tersebut.

Hal tersebut dijelaskan Kapolres Lampung Tengah, AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya saat konferensi pers, Selasa (6/12/22).

“Pads hari senin (5/12/22) jajaran Reserse Narkoba Polres Lampung Tengah dipimpin AKP Dwi Atma Yofi Wirabrata melakukan penangkapan bandar narkoba di Kampung Terbanggi Besar. Namun dalam penangkapan tersebut anggota mendapat perlawanan dari sejumlah massa yang mencoba menghalangi penangkapan Bandar Narkoba di kampung tersebut”, jelas Kapolres AKBP Doffie.

Dari runtutan kasus ini akhirnya polisi berhasil mengamankan empat tersangka dengan inisial, YS (40), HS (32), H (28), dan T.

Saat melakukan penangkapan, anggota Reserse langsung melakukan penggeledahan di rumah tersangka HS, petugas menemuka barang bukti berupa 2 bungkus klip bening ukuran sedang berisi kristal putih diduga narkotika, 1 buah alat hisap narkotika jenis bong, 1 buah pipa kaca jenis pirek, 2 buah korek api gas, 4 buah plastik klip bening berisi kristal warna putih yang diduga kuat narkotika jenis sabu.

“Total berat barang bukti diduga narkotika seberat 0.73 gram,” papar AKBP Doffie

Sedangkan Kronologis penghalang dan penyeranga  massa kepda Satuan Reserse Narkoba Polres Lamteng, dimulai saat ke empat tersangka akan dibawa menuju Polres Lampung Tengah untuk diproses lebih lanjut.

Seketika itulah datanglah sekelompok massa dengan membawa senjata tajam, kayu, dan batu mencoba menghadang laju kendaraan petugas yang berisi keempat tersangka.Bahkan massa berhasil memecahkan kaca mobil bagian belakang dan samping kiri, dan merebut paksa 2 tersangka berinisial HS dan T.

Sedangkan, 2 tersangka lain berinisial YS dan H berhasil dibawa ke Polres Lampung Tengah.

“Kaca belakang dan body mobil petugas rusak dan tangan AKP Dwi Atma terluka akibat serangan dari massa dengan senjata tajam,” Tegas Kapolres.

Akibat peristiwa tersebut Kasat Narkoba langsung membuat laporan resmi ke Kapolres untuk dilakukan tindakan selanjutnya.

Kemudian, Kapolres memerintahkan Personil gabungan Tim Tekab 308, Sat Narkoba, dan Sat Sabhara melakukan penangkapan terhadap pelaku penghadangan dan penyerangan di Dusun I, Kampung Terbanggi Besar, Kecamatan Terbanggi Besar.Selasa.(06/12).a

Dalam penangkapan itu berhasil diamankan J (49), AA (33), AS (39), dan salahsatu  pelaku narkotika yang sempat dibawa kabur berinisial HS (32).

“Untuk pelaku narkotika inisial T masih dalam pengejaran petugas,” ujarnya.

Kemudian, pihak kepolisian juga berhasil mengamankan barang bukti penyerangan berupa satu (1) buah senjata tajam jenis laduk, satu (1) batang kayu, dan neberapa bongkahan batu yang dijadikan senjata massa untuk melepari kendaraan petugas.

Jika terbukti bersalah, para pelaku narkotika, akan disangkakan dengan pasal 112 ayat 1 dan pasal 127 ayat (1) UU no 35 tahun 2009 tentang narkotika.

“Pelaku narkotika diancam hukuman penjara maksimal 12 tahun penjara,” Jelas nya.

Sedangkan para pelaku tindak pidana penghadangan dan penyerangan petugas diancam pasal berlapis yaitu pasal 160 KUHPidana atau pasal 211, 212, 214 KUHPidana, atau 170 KUHPidana.(*)

LEAVE A REPLY