HomeBERITA LAMPUNGMETROPansus DPRD Metro Sebut Bisa Hemat Rp 700 Juta, Sepakati 14 Dinas dan Tujuh Badan

Pansus DPRD Metro Sebut Bisa Hemat Rp 700 Juta, Sepakati 14 Dinas dan Tujuh Badan

RUBRIK, METRO – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menyepakati 14 dinas dan tujuh badan menjadi peraturan daerah Kota Metro.

Ketua Pansus OPD Nasrianto Effendi mengatakan, kesepakatan tersebut merupakan hasil pembahasan bersama antara pansus DPRD bersama eksekutif, Senin (17/10/2016).

“Jadi, hitungan kami, dengan 14 dinas dan tujuh badan yang kita sepakati ini, itu bisa menghemat Rp 700 juta dari usulan 19 dinas itu. Ini baru dari tunjangan struktural saja. Itu belum tunjangan yang lain ya,” terangnya.

Selain adanya penghematan anggaran, dengan formasi 14 dinas maka sistem miskin struktur kaya fungsi lebih bisa diterapkan. Ketimbang banyak struktur yang berimbas pembengkakan anggaran.

Setelah pembahasan bersama eksekutif, Nasrianto mengaku, pansus akan menggelar rapat pleno internal memantapkan komposisi OPD untuk disahkan menjadi perda dalam rapat paripurna.

“Habis pleno ya paripurna. Artinya 14 dinas ini sudah kita sepakati. Kalau yang biasa kita kerjakan tidak ada perubahan lagi. Jadi ya sudah kelar tadi itu. Tinggal paripurna saja,” terangnya.

Adapun beberapa komposisi dari 19 usulan Pemkot yang berubah di antaranya, penggabungan Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan. Kemudian Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Pemberdayaan Masyarakat.

Sekretaris Kota Metro Ishak membenarkan koreksi pansus terhadap usulan 19 dinas dan empat badan menjadi 14 dinas dan tujuh badan.

Namun, pihaknya meminta pansus OPD dapat kembali mempertimbangkan penggabungan yang malah bisa memperberat beban pekerjaan. Seperti Dinas Perumahan yang akan digabung dengan Lingkungan Hidup.

“Amanat undang-undang, Lingkungan Hidup berdiri sendiri. Atau perdagangan digabung dengan koperasi dan UMKM. Padahal di dalam perdagangan itu ada pasar. Jadi kami masih mengusulkan agar Perdagangan dan Lingkungan Hidup itu berdiri sendiri,” imbuhnya.

Adapun 14 dinas dan tujuh badan yang diusulkan pansus, yaitu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan; Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata; Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan; Dinas Kesehatan; Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang; Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan LH; Dinas Koperasi dan UMKM, Perindustrian dan Perdagangan; Dinas Administrasi Kependudukan dan Catatan Sipil.

Selanjutnya Dinas sosial, Tenaga Kerja dan Pemberdayaan Masyarakat; Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak; Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah; Dinas Penanaman modal dan PTSP; Dinas Perhubungan; dan Dinas Kominfo dan Persandian.

Sementara tujuh badan adalah Bappeda, BKD, BPKAD, BPD, Badan Kesatuan Bangsa Politik, Badan Polisi Pamong Praja, dan BPBD.(*)

 

Polres Tanggamus Tan
Ini Alasan UNESCO No
Rate This Article:
NO COMMENTS

LEAVE A COMMENT

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam