Pakai Metode Terapi Lintah di Metro, Budi Buah Kualahan Tangani Antrean Pasien

0
251
Tabib Metro, pengobatan Alternatif, Budi Buah Portal Berita Lampung
Pasien Budi sedang menjalani terapi Lintah
RUBRIK, METRO – Metode penyembuhan penyakit menggunakan media lintah yang berada di Kelurahan Hadimulyo Timur, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro ramai dikunjungi warga.

Budi pengelola balai pengobatan ini menjelaskan, pasien yang datang untuk berobat bukan hanya dari Kota Metro namun banyak juga yang berasal dari luar, seperti Gisting, Kotabumi, Lampung Utara, Lampung Tengah, Lampung Selatan, dan Bandar Lampung.

Ragam penyakitpun sudah ia tangani dari pasien diabetes, kolestrol, rabun mata, sakit pinggang, kelenjar getah bening, vertigo dll.
Rian, warga Gisting Tanggamus, yang sedang melakukan terapi lintah mengatakan, dulunya ia hanya mengantarkan kakaknya untuk berobat dan sembuh.
Lantas ia mencoba terapi lintah untuk mengobati matanya yang minus. Rian mengaku mendapat perubahan.
Kini ia kembali melakukan terapi kakinya yang sering merasa pegal dan membawa ibu ya yang menderita vertigo untuk terapi lintah.
Pengobatam Alternatif, 22 Hadimulyo, Kota Metro
Budi Buah sedang mengobati kaki Rian
“Awalnya saya hanya mengantarkan kakak saya berobat,  untuk menghilangkan benjolan sebesar telor puyuh di bawah dekat ketiak dan rasanya sakit. Alhamdullilah setelah menjalani pengobatan dengan empat kali terapi lintah, benjolan yang diderita kakak saya hilang,” jelasnya, Sabtu (10/3/2018).
Menurut Rian, ia juga sudah dua kali terapi untuk mengobati matanya yang kini juga mengalami kemajuan. Selain itu, penyakit vertigo ibunya juga sudah dua kali melakukan terapi merasakan perubahan.
Budi sendiri saat ditanya rubrikmedia. com enggan diberitakan. Ia sering merasa kualahan melayani pasiennya.
Pasalnya setiap hari, rumah yang ia jadikan balai pengobatan selalu ramai dikunjungi pasien. Selain itu ia juga terkadang kesulitan mendapatkan lintah yang menjadi media terapi.
Saat ini lintah ia dapatkan dari Jakarta dengan cara melakukan pemesanan terlebih dahulu.
“Rumah saya selalu kedatangan pasien setiap harinya, jangan diberitakan nanti nambah kualahan,” tutur pemuda yang dulu akrab dengan sapaan Budi Buah ini sambil tersenyum.
Rubrikmedia. com

 

LEAVE A REPLY