Masih Tersisa 95 Kuota Lagi, Pemkab Buka Beasiswa Pelajar Asal Lamteng Kuliah di China

0
204
Bupati Lampungb Tengah
Bupati Mustafa bertemu dengan ke-5 pelajar yang mendapatkan beasiswa ke China

RUBRIK, LAMPUNG TENGAH – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Tengah membuka peluang 100 beasiswa kepada siswa Lampung Tengah yang ingin melanjutkan studi di China. Hal ini sebagai salah satu upaya pemerintah setempat meningkatkan kualitas SDM.

Tahap pertama, Pemkab Lampung Tengah bakal mengirimkan lima orang yang akan studi ke China pada September mendatang. Kelima mahasiswa ini dilepas langsung oleh Bupati Lampung Tengah Mustafa di rumah dinas Nuwo Balak, Senin (3/6/2017).

Mereka yakni Rizqi Abdul Aziz dari SMAN 1 Kalirejo, Agung Trilaksono dari Seputih Surabaya, Ni Ayu Galuh Anjasmara dari SMAN 1 Seputih Surabaya, Lidya Yuliarta Sinaga dari SMA Lentera Harapan Way Pengubuan dan Nuri Fitria Dewi dari Seputih Surabaya.

Bupati Mustafa mengatakan, upaya pemberdayaan SDM terus dilakukan dalam rangka melahirkan generasi-generasi berkualitas yang mampu membangun daerah. Ini bukan kali pertama, pihaknya mengirimkan pelajar ke luar negeri.

“Sejumlah beasiswa ke luar negeri telah kami berikan. Ada yang ke China, Korea, Malaysia, dan Spanyol. Kami memberi kesempatan kepada putra-putri kami untuk menimba ilmu seluas-luasnya. Harapannya ketika kembali ke sini, mereka bisa membangun daerahnya, bangun tanah kelahirannya,” ucap bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Lampung Tengah A Helmi menerangkan kelima siswa tersebut adalah hasil dari seleksi yang dilakukan dinas pendidikan untuk kemudian menempuh kuliah di China selama 5-6 tahun. Pilihan jurusan yang tersedia yakni kedokteran dan Ilmu Komunikasi.

“Kami telah kerja sama dengan dua perguruan tinggi di China yakni Hubei Science and Technology Unversity dan Guilin University. Kami membuka 100 kuota sampai September mendatang. Tahap awal yang lolos seleksi hanya lima orang, masih ada kuota 95 orang,” jelasnya.

Untuk bisa mengikuti program ini, para peserta harus memenuhi persyaratan yang ditetapkan yakni warga Lampung Tengah, lulus SMA, ijazah ditransfer ke Bahasa Inggris, nilai rata-rata Bahasa Inggris 8 dan lulus TOEFL.

“Mereka yang lulus akan kami kirim ke China. Biaya kuliah dan uang saku ditanggung Pemkab Lampung Tengah. Asrama juga telah disediakan dari pihak perguruan tinggi. Siswa hanya perlu mengeluarkan biaya keberangkatan dan kursus Mandarin selama lima bulan di Surabaya,” beber Helmi.

Bagi pelajar yang tertarik untuk mengikuti program ini bisa melakukan pendaftaran melalui sekolah masing-masing untuk kemudian mengikuti seleksi yang diselenggarakan Dinas Pendidikan.

“Masih ada sisa 95 kuota lagi. Siswa yang berminat bisa segera mendaftar,” pungkasnya.

Salah satu siswa yang berkesempatan menempuh pendidikan di negeri Tirai Bambu, Rizki mengaku sangat bersyukur dan berharap kepergiannya ke China bisa memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk pengetahuan dan masa depannya.

“Yang pasti bangga sekali bisa mengikuti program ini. Saya juga berterima kasih kepada Pak Bupati yang telah mencanangkan program beasiswa untuk pelajar Lampung Tengah. Mudah-mudahan bisa memberikan manfaat untuk kami, khususnya masa depan kami,” ujar dia.(*)

LEAVE A REPLY