Ini Dia Keunggulan Desa Gunung Rejo sehingga Bisa Wakili Lampung di Lomba Desa Tingkat Nasional PO
RUBRIK, PESAWARAN – Tim penilai Lomba Desa Tingkat Nasional Regional I Sumatera dipimpin Rr Devry Diana dan rombongan mendatangi Desa Gunung Rejo, Kecamatan Way Ratai, Pesawaran, Jumat (28/7/2017).
Tahun ini Desa Gunung Rejo mewakili Provinsi Lampung maju ke tingkat nasional regional I Sumatera pada Lomba Desa.
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan, penilaian lomba desa regional I nasional merupakan tahapan penilaian pembentukan indikator-indikator sejauh mana evaluasi desa di Indonesia ini dalam segi e-government maupun pertumbuhan perekonomian di desa.
“Alhamdulillah Desa Gunung Rejo masuk lima besar. Penilaian dari Dirjen Bina Pemerintahan Desa, Kemendagri sedang berlangsung,” ujarnya.
Menurutnya, penilaian lomba desa tersebut diharapkan bukan sekadar seremoni melainkan sinergitas pemerintah daerah dan desa dalam meningkatkan ekonomi kreatif dan menumbuhkan gotong royong.
“Semua desa di 11 kecamatan memiliki potensi dan keunggulan masing-masing. Tinggal bagaimana kita mengemasnya agar bisa bermanfaat bagi warga di desa tersebut,” jelasnya.
Dendi mengatakan, dengan majunya Desa Gunungrejo pada lomba desa tingkat nasional dan Desa Hanura menjadi juara pertama pada lomba desa tingkat nasional sebelumnya, diharapkan dapat memotivasi desa lainnya untuk mengaplikasikan e-government dan program lainnya.
“Melalui lomba ini, diharapkan dapat menjadi motivasi dan dapat ditularkan bagi desa lainnya di Pesawaran,” terangnya.
Tidak hanya itu, program Gerakan Desa Ikut Sejahtera (Gadis) adalah bentuk stimulan dari Pemerintah Pesawaran untuk menumbuhkan semangat kompetitif antar desa. Dalam upaya meningkatkan perekonomian rumah tangga dalam penyertaan modal pada Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).
Desa Gunung Rejo merupakan desa dengan tipologi pegunungan, dimana masyarakatnya memiliki tingkat partisipasi yang sangat baik dalam pemerintahan, kemasyarakatan maupun pembangunan.
Di antara beberapa indikator penting dari Desa Gunung Rejo, sehingga layak untuk meraih predikat terbaik dalam lomba desa tingkat Kabupaten Pesawaran dan tingkat Provinsi Lampung, terutama terkait dengan pemberdayaan masyarakat dalam pembangunan di desa.
Di desa ini ada kelompok pemuda yang merupakan pecinta motor cross dan tergabung dalam Karang Taruna bersama perangkat desa. Mereka melakukan inovasi berupa pelayanan call center jalur komunikasi emergency termasuk kesehatan dan informasi terpadu.
Pada bidang kesehatan, dalam menunjang program pemerintah yaitu one village one product, di Desa Gunung Rejo terdapat usaha produksi jamu yang bahan bakunya ditanam oleh masyarakat desa.
Sedangkan dalam bidang teknologi, masyarakat desa mampu menciptakan teknologi tepat guna berupa penggunaan gravitasi air untuk menggerakkan turbin yang menghasilkan listrik. Listrik tersebut dimanfaatkan sebagai penerangan rumah masyarakat desa setempat.
Staf Ahli Gubernur Lampung Bidang Hukum Pemerintahan dan Politik Terresia Sormin mengtakan, salah satu program kerja gubernur Lampung yang terkait langsung dengan pembangunan masyarakat desa dan implementasi nawacita ke-3 Presiden RI Joko Widodo yakni membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah dan desa.
“Di Pesawaran sendiri terdapat sejumlah destinasi wisata yang sangat potensial seperti Pulau Pahawang, Pantai Mutun, Sari Ringgung, air terjun Anglo di Desa Gunung Rejo ini,” ujarnya.(*)
