Ilustrasi Peduli, Kegiatan Amal Mahasiswa Alumni UNS untuk Tangani Covid-19

0
1156
Ilustrasi Peduli, Alumni UNS, Galang Dana, Ilustrator, donasi, Covid-19
Hasil Karya Ilustrasi Peduli /sumber: timlo.net

RUBRIK, SURAKARTA- 3 mahasiswa lulusan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta turut serta dalam penanganan Covid-19 dengan menggalang sejumlah dana. Ialah Hasna Jamilah lulusan Program Studi (Prodi) Arsitektur Fakultas Teknik (FT), Nadia La Tsaniya lulusan Prodi Bimbingan Konseling (BK) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), dan Uly Wulan Apriani lulusan Prodi Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA).

Bukan dengan uang pribadi, namun ketiganya menggalang dana dengan melakukan kegiatan yang bertajuk Ilustrator Peduli. Kegiatan tersebut merupakan gerakan untuk mengumpulkan donasi melalui karya berupa illustrator. Kemudian ilustrasi yang dibuat akan diberikan kepada donatur yang telah memeberi donasi melalui gerakan ini.

Melansir Merdeka.com, Hasna mengatakan, bahwa kini kegiatan Ilustrasi Peduli tidak hanya ia dan 2 temannya saja namun sudah banyak illustrator yang ikut bergabung dalam gerakan kebaikan ini. Sebanyak 18 ilustrator yang berasal dari daerah yang berbeda-beda seperti Yogyakarta, Makassar, Pekalongan dan Purwokerto. Hasna juga menuturkan bahwa kegiatan ini lebih ditargetkan ke masyarakat umum, namun kebanyakan donatur berasal dari mahasiswa.

“Ilustrator peduli adalah gerakan untuk menghimpun donasi namun setiap orang yang berdonasi mendapatkan ilustrasi dari para ilustrator yang tergabung di dalamnya,” ujar Hasna, Jumat (17/4).

“Kebanyakan donatur Ilustrator Peduli adalah mahasiswa, ada juga yang sedang bekerja,” kata Hasna.

Hasna bercerita bahwa kegiatan Ilustrasi Peduli ini terinspirasi dari dua temannya yang juga turut ambil peran dalam membantu penanganan Covid-19 yang menggagas program dengan nama Solo Lawan Corona dan Nutrisi Garda Terdepan.

Kini Hasna dan teman-teman ilustrasi lainnya sudah menciptakan 80 ilustrasi dan setiap ilustrasi yang dibuat dihargai Rp. 50.000. Namun nominal Rp. 50.000 tersebut hanya berglaku untuk ilustrasi wajah saja. kemudian donasi yang didapat akan disalurkan ke Nutrisi Garda Terdepan dan Solo Lawan Corona untuk membantu kebutuhan tenaga medis seperti alat pelindung diri (APD).

“Kami akan terus membuka donasi sepanjang masa pandemi Covid-19 ini masih berlangsung. Dana yang terkumpul, kurang lebih telah mencapai Rp 8.000.000 yang disalurkan pada nutrisi garda terdepan,” jelasnya.

“Kita lakuin apa yang kita bisa, kita ikhtiar semaksimal mungkin. Ya, harapannya kita bisa ngelaluin masa-masa berat ini bareng-bareng,” pungkas Hasna. (dw/us)

LEAVE A REPLY