Bocah Perempuan Ditemukan Tewas di Belakang Lapas Kota Agung, Bapak Tirinya Juga Terluka Parah
RUBRIK, TANGGAMUS – Kasus pembunuhan kembali terjadi di Tanggamus, kali ini korbannya seorang bocah perempuan bernama Maya (7). Mayat bocah perempuan itu ditemukan di belakang Lembaga Pemasyarakatan di Pekon Way Gelang, Kecamatan Kota Agung Barat.
Menurut Kapolres Tanggamus AKBP Ahmad Mamora, Maya mengalami luka parah di perut dengan usus yang terbuai, dan leher hampir putus. Saat ditemukan Maya berada di tempet tidur dengan posisi telentang.
”Selain itu ada korban lainnya Triyono yang merupakan ayah tiri Maya yang kondisinya masih hidup namun luka parah di bagian perut. Di perut Triyono masih terdapat pisau yang menancap,” ujar Ahmad Mamora, Jumat (21/10/2016).
Kedua korban ditemukan di rumah yang disewa Triyono, tempatnya di belakang Lembaga Pemasyarakatan Way Gelang. Dari lokasi itu pula terungkap adanya kasus ini.
Sebab kejadian awal, seorang warga binaan bernama Agus mendengar teriakan dari rumah di belakang lapas. Lantaran terhalang tembok pagar lapas, Agus pun melapor ke Kantor Lapas untuk minta dicek suara jeritan tersebut.
Kemudian petugas Lapas Way Gelang langsung mengecek saat itulah kedua korban ditemukan sudah bersimbah darah berada dalam kamar.
Polres Tanggamus belum bisa memastikan motif pembunuhan terhadap Maya dan Triyono. “Untuk motif pembunuhan sedang kami dalami, dan selidiki. Selain memeriksa korban kami juga masih meminta keterangan dari dua saksi,” ujar Kapolres.
Jenazah Maya sempat dibawa ke RSUD Kota Agung dan selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan otopsi. Sedangkan pemeriksaan terhadap Triyono menunggu sampai kondisinya pulih.
Kalolres mengatakan, tidak ada harta benda korban yang hilang. Begitu kondisi bagian rumah, tidak ada yang rusak seperti pintu atau jendela yang pecah.
Selanjutnya polisi hanya mengambil pisau yang menancap di perut Triyono dan sebuah jam tangan yang berlumuran darah.(fid)