Bocah Penderita Anemia Dan Ginjal Bocor Asal Lamteng Butuh Bantuan

0
1051
Info Lampung Tengah, Berita Lampung Tengah, Bocah penderita jantung bocor, Portal Berita Lampung, Berita Lampung, Berita Lampung Tengah
Elsa dan Tuti sang Ibu

RUBRIK, LAMPUNG –  Elsa Agustin bocah belia (6) harus pasrah kehilangan keceriaan masa kecilnya karena dengan kondisi yang sang at lemah lantaran bocah malang ini menderita penyakit anemia dan bocor ginjal.

Anak dari pasangan Ari dan Tuti  tersebut harus berjuang hidup melawan penyakit yang terus menggerogoti kesehatannya. Akibat penyakit yang di derita  jangankan untuk  bermain untuk berjalan saja dirinya sudah tidak mampu.

Elsa Agustin yang tinggal di Dusun 6 pagi Rahayu, Kampung Bumi Ratu Kecamatan Bumi Ratu Nuban, Lampung Tengah ini sudah menderita penyakit tersebut mulu bulan Agustus 2020.

Semenjak menderita Animea dan Jantung Bocor. Kondisi tubuh Elsa semakin hari semakin melemah, Elsa harus sering mendapatkan tambahan darah bahkan untuk menelan makanan saja dirinya sudah susah bahkan memuntahkannya lagi.

menurut, Tuti sang ibu, menerangkan bahwa semenjak pertama menderita penyakit  ini Elsa mengalami pucat dan kencing darah.

Baca Juga : Petani Lamtim Manfaatkan Burung Hantu Basmi Hama Tikus

Merasa khawatir dengan kondisi anak nya, tuti langsung membawa ke klinik dan HB darah Elsa ketika itu hanya tinggal 4% lalu orang tuanya membawa ke rumah sakit untuk di rawat.

Berbagai upaya pun untuk kesembuhan sang buah hati telah di lakukan mulai berobat ke rumah sakit hingga ke tabib sudah ditempuh deni kesembuhan buah hatinya. Ironisnya biYa untuk berobat selama ini orang tua Elsa mengandalkan bantuan dari dermawan.

Saat ini Tuti berharap besar kepada pemerintah agar bisa membantu kesembuhan putri semata wayanganya

“Biaya perobatan selama ini hanya mengandalkan kartu jaminan kesehatan atau  BPJS yang di rasanya belum memenuhi harapan untuk kesembuhan putri satu-satunya tersebut.

Tuti sangat berharap besar  untuk kesembuhan sang putri dan berharap selain pemerintah ada dermawan yang masih peduli dengan kesaembuhan putri nya. Apalagi dia hanya sebagai ibu rumah tangga yang tak berpenghasilan dan hanya mengandalkan pemberian suami yang hanya bekerja sebagian buruh lepas disalah satu perusahaan swasta. (Dd)

LEAVE A REPLY