TNWK Kampanyekan Jaga Hutan Lewat Teater
RUBRIK, LAMTIM – Balai Taman Nasional Way Kambas (TNWK) dan mitra konservasi melakukan kampanye menjaga hutan Way Kambas dan satwanya, terutama tiga satwa penting yang ada dalam hutan yaitu Gajah, Harimau dan Badak.
Kampanye konservasi dilakukan di rumah Joglo, Desa Labuhanratu VI, Kecamatan Labuhanratu, Kabupaten Lampung Timur, Sabtu (24/4/2022). Acara dihadiri oleh pejabat Forkopimcam Kecamatan Labuhanratu.
Kegiatan sederhana dengan tema pentingnya penjagaan hutan dan satwa, di kampanyekan dengan pertunjukan teater dari remaja desa penyangga hutan Way Kambas, teater tersebut menceritakan persoalan konflik antara manusia dan gajah. Namun solusi yang ditemukan dari konflik tersebut yaitu dengan cara hidup berdampingan antara gajah dan masyarakat penyangga.
Sementara Kepala Balai TNWK Kuswandono menjelaskan Taman Nasional Way Kambas di deklarasikan sebagai Taman Nasional pada 1 April 1989 di Jogjakarta. Dengan kegiatan kampanye tentang konservasi yang dilakukan hari ini sekaligus ul menyambut momentum hari jadi Taman Nasional Way Kambas 33 tahun lalu.
Dalam kesempatan acara ini turut hadir juga Universitas Lampung (UNILA) yang memberikan kontribusi terhadap kelestarian hutan Way Kambas, seperti yang di sampaikan Dosen Jurusan Kehutanan Yulia Rahma Fitriana. Peran Unila melalui beberapa dosen dan mahasiswa melakukan pendampingan kepada masyarakat penyangga untuk menciptakan Sumberdaya manusia yang lebih baik agar memiliki kreatifitas untuk memanfaatkan geografis desa penyangga menjadi desa yang memiliki potensi perekonomian.
Dan juga Unila telah melakukan beberapa penelitian terhadap satwa yang ada dalam hutan Way Kambas khususnya Gajah liar dengan program pemandangan GPS Color untuk mendeteksi gerak satwa liar tersebut agar bisa terpantau sedini mungkin sehingga tidak keluar hutan dan merusak tanaman petani.(gs)
Link Video…https://youtu.be/qpfeNFsMnXI