HomePALISDN 15 Desa Babat Butuh Perhatian Pemerintah

SDN 15 Desa Babat Butuh Perhatian Pemerintah

#Pelajar PALI,#Dinas Pendidikan PALI
#Pelajar PALI,#Dinas Pendidikan PALI

Sejumlah siswa dan tenaga pengajar SD Negeri 15 Desa Babat Kecamatan Penukal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Sumsel

RUBRIK,PALI -Sejak berdiri Tahun 2015, Sekolah Dasar (SD) Negeri 15, Desa Babat belum memilik gedung sekolah sendiri, bahkan saat ini masih menumpang di Sekolah Dasar Negeri 21 Penukal Desa Babat Kecamatan Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Sekolah tersebut berlokasi tidak jauh dari Kecamatan Penukal Desa Babat ini masih banyak sekali kekurangan. Namun tetap berjalan sesuai kalender pendidikan

“Saat ini kita sudah memiliki 6 kelas. Siswa kelas satu berjumlah 5 siswa, kelas dua berjumlah 18 siswa, kelas tiga berjumlah 0 siswa, kelas empat berjumlah 3 siswa, kelas lima berjumlah 22 siswa, kelas enam berjumlah 29 siswa dan 11 tenaga guru pengajar serta staf tata usaha,”kata Kepsek SDN 15, Nurjanah, S.Pd ketika di sambangi media ini di ruang kerjanya, Rabu (10/01/2024).

Kepsek berharap, SDN 15 segera memiliki gedung sendiri. “Kami sudah beberapa kali mengajukan proposal permohonan tentang bantuan gedung, baik secara lisan maupun berbentuk proposal ke Dinas Pendidikan Kabupaten PALI, dan proposal yang terakhir diajukan pada tahun 2023 yang lalu,” bebernya.

Menurut Kepsek yang paling dibutuhkan saat ini adalah tiga ruang belajar, satu ruang guru dan wc). “Pada masa penerimaan siswa baru nanti dapat dipastikan sekolah ini kekurangan ruang belajar, tetapi sampai hari ini masih belum ada tanda – tanda akan terealisasi,” ujarnya.

Padahal, lahannya sudah ada, dan sudah lama disiapkan oleh Pemerintah Desa setempat, lahan tersebut terletak di Dusun 1 Desa Babat yang berjarak tidak jauh dari sekolah yang kami tumpangi saat ini.

“Kami berharap, pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan dapat mencari solusi agar terealisasi anggaran pembangunan gedung sekolah agar aktivitas bisa berjalan lancar,”ujarnya.

Kepsek menambahkan, pada 2019 Dinas Pendidikan sudah menerapkan program K13 yaitu program penambahan jam belajar siswa, sehingga siswa SD baru selesai belajar jam 13:00.

“Dengan sistem bergantian ini artinya jam belajar di SD Negeri 15 akan tambah berkurang,”katanya.

Dilanjut Kepsek, waktu yang paling baik untuk belajar mengajar adalah pagi hari. Hal ini tidak mangkin karena waktu belajar siswa SD 15, menunggu siang hari saat siswa SD 21 sudah pulang” .

Masyarakat Desa Babat dan siswa SD Negeri 15, sangat mengharapkan bantuan Pemerintah Kabupaten PALI dalam hal ini Bupati PALI, Dr.Ir.H. Heri Amalindo,MM dan Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan, Raden Abdurahman, S.Pd.M.Pd agar pembangunan gedung sekolah yang baru segera terrealisasi, sehingga siswa dapat belajar dengan aman dan nyaman.

”Pihak sekolah beserta masyarakat setempat akan terus memperjuangkan kepentingan sekolahnya hingga mandapatkan bantuan gedung yang layak bagi siswa dan guru di SD Negeri 15″, pungkasnya. (*)

Pasien RSUD Ahmad Ya
Heri Amalindo Beri B
Rate This Article:
NO COMMENTS

LEAVE A COMMENT

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Eksplorasi Ritme Permainan Berbasis Data Real-Time Menghadirkan Perspektif Segar dalam Dunia Gaming Interaktif
Evaluasi Matematis Pola Distribusi Simbol Mahjong Ways Dalam Ekosistem Kombinasi Dengan Variasi Nonlinier
Investigasi Pola Adaptif Grid Mahjong Ways Dalam Menghasilkan Distribusi Simbol Dengan Struktur Variatif
Studi Komputasional Dinamika Interaksi Reel Mahjong Ways 3 Menggunakan Kerangka Sistem Stokastik Berkelanjutan
Adopsi Teknologi Machine Learning Menghadirkan Tren Baru dalam Pengembangan Sistem Game Interaktif Modern
Inovasi Visual dan Algoritma Dinamis Menghadirkan Dimensi Pengalaman Baru pada Platform Gaming Masa Kini
Kajian Probabilistik Ragam Kombinasi Mahjong Ways 2 Menggunakan Model Distribusi Interaktif Multilevel
Metode Statistik Adaptif Kini Menjadi Kunci Memahami Pergeseran Ekosistem Game Digital Modern
Evolusi Sistem Interaktif Masa Kini Membentuk Cara Baru Pengguna Memahami Dinamika Digital Harian
Studi Perilaku Digital Terkini Mengungkap Pergeseran Strategi Pengguna dalam Ekosistem Interaktif Modern