Over Kapasitas,Lapas Gunsu Bangun Lapangan Bola Mini
RUBRIK LAMTENG – Atas bantuan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah pada tanggal 14/11/17 lalu , sebuah Bulldozer meratakan lahan dalam Lapas Gunung Sugih untuk dijadikan Lapangan Mini Soccer, setelah 5 bulan ditanam rumput gajah mini, Pada tanggal 27 April 2018 Sudah bisa difungsikan sebagai Lapangan Olahraga untuk pembinaan jasmani para penghuni Lapas Gunungsugih Lampung Tengah, selain itu lapangan ini juga bisa difungsikan untuk masyarakat luar lapas untuk even olahraga di Kabupaten Lampung Tengah.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan Gunung Sugih, Syarpani saat meninjau para Narapidana bermain bola di Lapangan hijau lapas. Senin, (30/4/).
Syarpani menyampaikan ucapan terimkasih atas kerjasama semua pihak,”Terimakasih kepada Pemkab Lampung Tengah dan Seluruh Pegawai dan WBP (Warga Binaan Pemasyarakatan) atas kekompakannya memperbaiki citra lapas, saya hanya menahkodai, kalianlah yang bekerja sesungguhnya. Semoga segala usaha kita menjadi ladang amal dan dalam ridha ALLAH SWT”.Unjar Syarpani.
Lebih lanjut, pemilik Jargon Lapas Gunsu PASTI BETIK ini mengharapkan bahwa dengan adanya Lapangan mini soccer ini dapat meningkatkan pembinaan jasmani bagi narapidana.
” kami mempunyai dua lapangan olahraga yaitu Lapangan Futsal dan Lapangan Mini Soccer. Saya harapkan semua penghuni bisa bermain secara bergantian, dengan berolahraga akan jauh dari pikiran negatif sehingga keamanan lapas dapat terwujud karena tingkat hunian dari kapasitas 350 sudah terisi 667″.
Kami siap menjadi tuan rumah pelaksanakan even olahraga baik internal maupun eksternal. Lanjut Kepala Lapas Gunsu ini.
Berbagai kegiatan fasilitas pembinaan sudah dimiliki semenjak kepemimpinan Syarpani diantaranya perluasan ruang kunjungan, Layanan kunjungan berbasis IT, Wartelsus PAS, Ruang Laktasi, Play Land, pondok asimilasi budidaya ikan ( lele, gurame, patin), industri pembuatan closet, paving dan batako, unit perkebunan terong diluar lapas, pesantren lapas, pendidikan kejar paket A,B dan C, sanggar pramuka. Semuanya sebagai upaya pembinaan agar narapidana bebas dapat kembali ke masyarakat sebagai warga yang baik dan bertanggung jawab.(Ddy).