Tumpahan Minyak Mentah Pertamina Masih Menggenangi Kebun Karet Warga Pali

0
257
Pali, Kondisi Kebocoran Minyak, Kebun Karet PALI
Warga tengah mengecek kebun karet yang di genangi minyak

RUBRIK, PALI – Limbah minyak mentah yang bocor dari pipa transper minyak milik PT Pertamina Adera Field yang menggenangi kebun milik warga Betung Kecamatan Abab, Kabupaten Pali pada 18 Maret 2018 lalu masih dibiarkan berceceran di kebun karet dan payau warga desa tersebut.

Bagaimana tidak, kru dari PT Pertamina yang bertugas membersihkan ceceran minyak tersebut tidak melakukan aktivitas pembersihan lagi, padahal limbah hitam pekat itu masih tebal dan bececeran di lokasi.

Melihat kejadian ini tim dari Lembaga Gerakan Peduli Lingkungan (LGPL)  terjun langsung ke lokasi untuk mengkroscek sejauh mana tindakan pihak perusahaan untuk menangani limbah itu.

“Kami dari LGPL menyayangkan atas kejadian ini. Bagaimana tidak kejadian pipa bocor yang diakibatkan oleh korosi ini kan sudah lama, kenapa sampai detik ini belum selesai dibersihkan,” kata Ahmad Fausi ketika dimintai keterangan di lokasi tumpahan minyak di Desa Betung perbatasan Desa Prambatan, Kecamatan Abab, Senin (30/4/2018).

“Yang pasti kami prihatjn, apalagi kami dapat informasi dari warga bahwa dalam rentan waktu satu hari pun sudah terjadi beberapa kali mengalami kebocoran, berarti pipa-pipa milik PT Pertamina Adera yang melintasi di Kecamatan Abab ini sudah tidak layak lagi digunakan,” imbuhnya.

Jadi, kata dia, LGPL meninjau keselamatan ekosistem dan keselamatan masyarakat yang ada di desa ini karena dampak pencemaran limbah ini sangat berbahaya bagi lingkungan sekitar.

“Dan juga kamk perhatikan lagi masalah SOP-nya pasti diatur kelayakan pipa itu dan tenggang waktu dalam pemakaian. Jadi kita akan melakukan upaya bersama tim LGPL akan menindaklanjuti permasalahan ini,” pungkasnya.

Sementara dari pihak PT Pertamina EP Asset 2 Adera Field, sudah berupaya membersihkan ceceran limbah minyak mentah itu dengan cara manual sebagai langkah awal mencegah meluasnya limbah minyak ke lokasi yang lebih jauh.

Namun walaupun sudah ada upaya pembersihan, limbah hitam itu masih banyak mengapung di atas permukaan air, seolah dilakukan pembiaran oleh perusahaan.(Purba)

LEAVE A REPLY