TNWK Buka Lagi Atraksi Gajah di Momen Idul Fitri, Tapi Bingung Cara Kelola Uang Tiket

0
861
Suasana Antraksi Gajah TNWK

RUBRIK, LAMPUNG TIMUR – Pihak Taman Nasional Way Kambas (TNWK) memiliki rencana membuka kembali hiburan berupa atraksi gajah dan jasa tunggang gajah bagi pengunjung pada Hari Raya Idul Fitri nanti dan seterusnya.

Namun, bukan pihak TNWK yang mengelola keuangan tiketnya. Sebab selama ini yang mengelola adalah pihak ketiga dalam bentuk koperasi.

Kepala Balai TNWK Subakir mengatakan, rencananya tiket melihat atraksi gajah akan dipungut Rp 20 ribu/orang. Dari Rp 20 ribu itu, Rp 10 ribu masuk Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP), dan yang Rp 10 ribu untuk Jasa Raharja dan koperasi.

“Tapi saya tidak tahu berapa masing-masing yang masuk jasa raharja dan koperasi,” kata Subakir, Selasa (14/6/2016).

Dia menegaskan, pengurus koperasi semuanya pihak orang ketiga yang bukan bekerja di TNWK atau Pusat Konservasi Gajah (PKG). “Kalau ada yang mengatakan pegawai koperasinya orang-orang TNWK itu tidak benar,” jelas Subakir.

Namun saat dimintai keterangan lebih lanjut tentang nominal biaya melihat atraksi dan biaya masuk TNWK, kepala Balai TNWK tidak menguasai semua itu, justru menyarankan untuk konfirmasi kepada pengurus koperasi.
“Silakan tanya kepada koperasi soal anggaran segala macam, saya tidak tau,” ujarnya.

Sementara itu pengurus koperasi yang akan mengelola uang tiket atraksi gajah Dedi Tengku mengatakan, mengenai pengurus koperasi seperti ketua, sekertaris dan bendahara harus orang luar yang bukan pegawai TNWK, sedangkan untuk anggota boleh dari pegawai TNWK sendiri.

Terkait dengan pungutan tiket atraksi sebesar Rp 20 ribu, yang Rp 10 ribu akan dimasukkan PNBP, dan yang Rp 10 ribu belum bisa dirincikan. Tapi kata Dedi, rencananya akan dimasukkan untuk Jasa Raharja, koperasi dan untuk kesejahteraan gajah.

“Tapi ini masih mau dirapatkan belum ada izin juga, dan juga kami masih akan koordinasi dengan pihak jasa raharja untuk kesepakatan setoran,” kata Dedi.(AG

LEAVE A REPLY