Tingkatkan Minat Baca Anak Mahasiswa Unila Dirikan Perpustakaan Desa

0
847
Info unila, universitas Lampung, KKn Unila di Tulang Bawang
Febi salah satu Mahasiswi sedang memberikan pembelajaran kepada anak-anak di Perpustakaan Desa

RUBRIK, TULANGBAWANG – Telah dibuka perpustakaan Desa, dibalai Desa Kecubung Raya. Kecamatan Meraksa Aji, Kabupaten Tulang Bawang Provinsi Lampung. penggas perpus desa ini adalah mahasiswa KKN Periode 1 tahun 2020 asal  Universitas Lampung.

Perpustakaan Desa ini merupakan salah satu program kerja mahasiswa KKN Desa Kecubung Raya yang bertujuan untuk meningkatkan minat dan keterampilan  membaca anak-anak didesa tersebut. dengan harapan menumbuhkan minta baca bagi anak-anak serta mengasah keterampilan membaca melalui buku-buku dengan kategori tertentu sesuai dengan jenjang pendidikan yang tersedia.

info KKN unila di Kecubung Raya, Febi Talang Padang,, Febi anak Mujib, KKN Universitas Lampung di Tulang Bawang
Suasana di perpustakaan desa saat di kunjungi oleh anak-anak

Anak-anak di desa Kecubung Raya terlihat antusias dengan didirikannya  perpustakaan desa ini, hal tersbut terlihat  sebanyak  42 pegunjung sudah mulai memadati ruangan perpustakaan desa. Rama, salah satu pengunjung perpusakaan mengatakan bahwa dirinya merasa senang dengan adanya perustakaan yang dibuka oleh kakak-kakak mahasiswa KKN dari Unila ini.“Seneng ada perpustakaan dan kakak-kakak disini kami bisa belajar bareng biar bisa jadi pintar.” Ujar Rama.

kegembiraan juga terlihat dari anak-anak lain, seperti halnya Dwi yang khawatir jika perpus desa tersebut akan tutup jika para mahasiswa ini selsai dalam masa Kuliah Kerja Nyata  (KKN), “besok ada lagi gak kak, terus kalok kakak udah gak disini, perpusnya tetep buka gak ya?” ujar Dwi.

Ariwansah selaku kepala kampung setempat juga menegaskan bahwa ide perpustakaan yang dicetuskan oleh Mahasiswa KKN Unila ini sangat tepat dan baik bagi pembangunan desa maupun terhadap masyarakat desa terutama anak-anak SD dimana perlu pembentukan karakter budaya membaca. Mengingat dewasa ini sangat marak aktivitas anak hanya  bermain gadget. (*)

LEAVE A REPLY