Terapkan Nilai Pancasila, Narapidana Lapas Gunung Sugih Berbagi Sembako dan Hasil Perikanan Murah

0
779
Tahanan Lampung Tengah, Syarpani, Rumah Tahanan Gunungsugih
Bazar murah di lapas Gunungsugih

RUBRIK, LAMPUNG TENGAH – Peringatan Hari Lahir Pancasila yang bertepatan dengan Bulan Suci Ramadan dimanfaatkan sebagai momentum untuk memperkuat etos peduli dan berbagi untuk sesama.

Kegiatan berbagi kepada sesama ini tidak hanya dilakukan oleh masyarakat umum saja namun telah mengetuk hati para narapidana untuk berbagi hasil perikanan yang ada di dalam lembaga pemasyarakatan (lapas).

Selama menjalani pidana di dalam lapas, selain diberikan pembinaan rohani, mereka dibekali pekerjaan bukan sekadar mengisi waktu tetapi diberikan keterampilan agar kelak bebas mempunyai keahlian yang diterapkan sehingga tetap menjadi tenaga kerja produktif dan berkontribusi dalam pembangunan nasional.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan Gunungsugih Syarpani saat menjual sembako murah dan hasil perikanan lapas di Lapangan Merdeka, Gunungsugih, Lampung Tengah, Sabtu (2/6/2018).

“Ini salah satu program napi berbagi, dengan semangat Pancasila mereka menunjukkan bahwa tetap berkarya meskipun jiwa terkurung. Mereka memang bersalah maka sebagai wujud permintaan maaf kepada masyarakat ditunjukkan dengan hasil karya selama menjalani pidana,” ujar pencetus santri dalam lapas ini.

Syarpani berharap pemerintah Lampung Tengah bisa memberikan pelatihan-pelatihan kepada narapidana untuk menambah bekal ketika mereka bebas kelak.

Ajang sembako murah ini, kata dia, diharapkan bisa mengetuk hati semua pihak untuk membeli hasil karya narapidana.

“Lapas berharap kepada pemerintah daerah kiranya memberikan pelatihan keterampilan kepada narapidana karena ada 670 warga saat ini sedang menjalani pidana. Pengusaha dan masyarakat juga bisa berinvestasi dan mau membeli produk narapidana. Kami banyak tenaga kerja tapi tidak ada yang memberi pekerjaan,” ujar kalapas.

Adapun harga yang ditawarkan adalah ikan lele dan patin dijual Rp 12.000/kg sedangkan ikan gurame seharga Rp 25.000/kg.

Syarpani pun berharap agar kita menghayati sepenuhnya akan keberadaan Pancasila dalam sanubari.

“Semangat bersatu, berbagi dan berprestasi akan meneguhkan derap langkah kita dalam membawa Indonesia menuju negara yang maju dan jaya,” tutupnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Lampung Tengah Ellya Lusiana Loekman mengapresiasi kepedulian kepala lapas dan warga binaan dan berjanji akan bekerja sama pelatihan di lapas.

“Terima kasih Pak Kalapas atas kepeduliannya, ke depan kita galang kerja sama untuk memberikan pelatihan warga binaan,” tutupnya.(*)

LEAVE A REPLY