Tahun Ini Pekon Podosari Terima Dana Desa Rp 372 Juta, Camat Ingatkan Penggunaan Harus Sesuai Aturan

0
981

RUBRIK, PRINGSEWU – Camat Pringsewu Dewanto Dwi Utomo meminta prioritas penggunaan dana desa diarahkan untuk pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan desa. Apabila alokasi dana desa ini dianggarkan sesuai dengan tujuannya, maka alokasi dana desa ini dapat mewujudkan masyarakat maju, mandiri dan sejahtera.

Hal tersebut diungkapkan Dewanto saat memberikan pengarahan terkait laporan realisasi anggaran dana desa tahap 1, evaluasi pelaksanaan fisik dan administrasi yang berkaitan dengan Dana Desa, dan Alokasi Dana Desa, serta sosialisasi rencana pelaksanaan kegiatan pembinaan dan pemberdayaan dengan sumber dana desa tahun 2016.

Kegiatan berlangsung di Balai Pekon Podosari, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, Kamis (1/9/2016).

Dewanto menuturkan, jika masih ada persoalan terkait alokasi dana desa pada tahun 2015, baik fisik maupun administrasi pajak dan pelaporan diharapkan segera untuk diselesaikan.

Dia menegaskan, pada alokasi dana desa tahun 2016 agar berpedoman dengan Rencana Anggaran Biaya dan Rencana Anggaran Pelaksanaan yang ditetapkan pada APBD sehingga tidak menimbulkan permasalahan hukum di kemudian hari.

“Semua pelaksanaan Alokasi Dana Desa harus sesuai dengan Rencana Anggaran Pelaksanaan APBD, agar tidak muncul permasalahan hukum di kemudian hari, karena jika terjadi  tidak hanya merugikan pihak desa tetapi juga pihak pemerintah kabupaten yang dianggap tidak mampu mengelola desa,” jelasnya.

Untuk di Pekon Podosari sebanyak 60 persen dari total anggaran dana desa 2016 sudah direalisasikan untuk pembangunan infrastruktur.

Sementara itu, Kepala Pekon Podosari Rasmin mengatakan, dana desa tahun ini cair dalam dua tahap. Pertama sebesar 60 persen dan tahap kedua sebesar 40 persen dari total dana desa yang disalurkan pemerintah pusat.

Untuk Pekon Podosari, kata dia, dana desa tahap awal yang diterima sebesar Rp 372.096.614 dari total anggaran Rp 620.161.023.

“Sebagian sudah berjalan dan sesuai RPJMDes, yaitu untuk pembangunan jalan lingkungan (gang) paving block, irigasi, dan drainase. Untuk irigasi di dusun 1 RT 3, jalan gang beton RT 3 dusun 1, talut penanggul tanah di dusun 2 RT 1 di TPU, draianase RT 1 dusun 2, penimbunan jalan di TPU RT 1 dusun 2,” kata dia.

Sedangkan sisanya, yakni untuk tahap kedua, 40 persen direncanakan untuk pembangunan irigasi di RT 2 dusun 2, dan juga untuk pembinaan, pemberdayaan dan lainnya, yang kesemuanya berdasarkan musyawarah oleh semua elemen terkait.

Rasmin berharap, pembangunan melalui dana desa ini bisa terus berjalan dengan lancar dan dapat dimanfaatkan warganya.

“Dan masyarakatnya bisa menjaga dan merawat pembangunan yang sudah ada. Dengan adanya dana desa kita bisa benar-benar terbantu untuk membangun pekon dan bisa maksimal,” pungkas Rasmin.(Fid)

 

LEAVE A REPLY