Si Bisu Rela Gorok Leher Korban Demi Sepedah Motor

0
1201
Media Lamteng, Pembunuhan Bumi Ratu Nuban
Pelaku pembunuhan dan tiga orang penadah diamanakan pihak Kepolisian Lampug Tengah

RUBRIK, LAMTENG – Misteri penemuan mayat di kebun sawit Kampung Bumi Ratu Nuban Kabupaten Lampung Tengah, Agus Chaidir (55) warga Rajabasa dan bekerja sebagai PNS di UPTD Pendidikan Kecamatan Panjang Bandar Lampung akhirnya berhasil di ungkap oleh pihak kepolisian Polres Lamteng, ironis sang pelaku pembunuhan ternyata seorang Tuna Wicara. Yang ber setatus tukang Ojek.

Kapolres Lampung Tengah AKBP I Made Rasma saat gelar perkara dengan awak media mengatakan, tersangka RH mengakui kejahatannya dan tega menhabisi korban lantaran dirinya butuh uang dan selain mengamanakan RH, pihaknya juga berhasil mengamankan tiga orang lainya sebagai penadah. Sabtu, (08/02/2020).

“Tersangka RH, Warga Jalan Untung Surapati Bandar Lampung, kesehariannya berprofesi sebagai tukang ojek dan mengenal korban sesama tukang ojek sebagai usaha sampingan selain PNS, “Terang AKBP I Made Rasma

Kejadian itu bemula pada (15/1/2020) sekitar Pukul 16.30 WIB, sore hari saat itu pelaku meminta  korban untuk mengantarkannya ke Wates Kecamatan Bumiratu Nuban entah apa yang merasuki RH ketika ditengah perjalanan timbul niat pelaku untuk menghabisi korban dengan cara menggorok leher dan menusuk perut korban hingga tewas,

Lantas sebelum membawa kabur Sepedah Motor Milik korban. Pelaku menutupi mayat korban dengan ranting dan pelapah pohon sawit.

“Pada tanggal (20/1/2020) mayat korban ditemukan warga, dalam keadaan sudah membusuk dengan tangan terlepas dan kepala tinggal tengkorak, “imbuh Kapolres.

Kemudian dari hasil olah TKP dan penyidikan polisi mendapatkan ciri-ciri pelaku dari saksi-saksi yang sempat melihat tersangka keluar dari lokasi penemuan mayat Agus Chaidri. Kemudian anggota polres Lamteng di bantu tim Jatanras Polda Lampung.melakukan penyidikan.dan akhirnya berhasil menagkap tersangaka RH dan tiga tersangka lain yang berstatus penadah.

Kepada petugas tersangka, mengaku motor hasil kejahatannya dijual kepada penadah seharga Rp 1600 000.Dari tangan tersangka polisi menyita, satu unit motor Yamaha Mio G, sebuah senjata tajam, dan helm korban.

Kini ke empat tersangka diamankan di Mapolres Lampung Tengah. Jika dinyatakan bersalah tersangka RH akan dijerat dengan pasal subsider l 340, Subsider 338, dan pasal Primer 365. Dan tiga orang penadah akan dibidik dengan pasal 480.(*)

 

LEAVE A REPLY