Seorang Diri Urus Orangtua Alami Gangguan Jiwa, Bocah di Lamteng Tuai Banyak Simpati

0
55
Kotagajah, Loekman kunjungi keluarga kurang mampu,
Plt.Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto memberikan langsung bantuan kepada orang tua Rino

RUBRIK, LAMPUNG TENGAH – Reno (8) sangat senang ketika rumahnya akan diperbaiki oleh Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto dan masyarakat Kotagajah Timur.

Loekman Djoyosoemarto mendatangi rumah keluarga Mimin Sudarto di Kampung Kotagajah Timur, Dusun 4, untuk memberikan bantuan kepada keluarga Mimin yang kondisinya sangat memprihatinkan.

“Kita mendengar dari pemberitaan salah satu TV dan di medsos adanya anak umur 8 tahun yang mengurus kedua orangtuanya, dan kami langsung koordinasi dengan camat,” bebernya. (12/4)

Menurut Loekman, pemerintah daerah memberikan bantuan sembako, alas tempat tidur dan sejumlah uang.

“Namun saya sangat bersyukur upaya Linmas Kampung Kotagajah Timur yang sudah mempunyai gagasan untuk membedah rumah Reno menjadi lebih layak huni,” kata Loekman.

Sedangkan untuk sekolah Reno, Loekman mengaku sudah meminta Sinas Pendidikan agar memfasilitasi sekolah bocah tersebut.

“Semua biaya akan kami upayakan. Jangan sampai Reno tidak sekolah,” tegasnya.

Menurut Loekman, kepedulian masyarakat dan Kepala Kampung Kotagajah Timur bersama Linmas yang langsung mempunyai gagasan sangat baik sekali dalam mengatasi permasalahan seperti ini.

“Pemerintah daerah akan terus pantau perkembangannya dari mulai keluarga, sampai anaknya, Reno,” ujarnya.

Sementara, Kepala Kampung Kotagajah Timur Ismail mengatakan, gagasan ini datang dari anggota Linmas.

“Alhamdulilah kita sudah mulai membuat batako, besok Minggu kita akan mulai pembongkaran rumah Reno menjadi layak huni,” katanya.

Semenjak pemberitaan terkait keluarga Reno, banyak dermawan yang memberikan bantuan.

Hingga Kamis (12/4/2018), sudah cukup banyak terkumpul bantuan. Diperkirakan sampai Rp 16 juta.

“Tadi dari perwakilan yang ikut penutupan Prajabatan terkumpul Rp 2 juta,” ungkapnya.

Camat Kota Gajah Muliawan mengatakan, pihak kecamatan sudah koordinasi terkait sekolah Reno dengan UPTD Pendidikan.

Sehingga sesuai perintah Plt Bupati Loekman Djoyosoemarto, camat akan memantau pendidikan Reno.

“Untuk nedah rumah, kepala kampung juga sudah siap bersama linmas,” pungkasnya.

Kehidupan Reno Anwar (8) sangat miris sekali. Bagaimana tidak, dia tak pernah mengenyam pendididkan di bangku sekolah sejak lahir ke dunia.

Bocah yang bermukim di Dusun Gajah Timur 4, Kota Gajah Timur, Kota Gajah, Lampung Tengah, Lampung, ini rela kehilangan masa depannya demi mengurus kedua orangtuanya, Mimin Sudarto (50) dan Jiyah (50), yang mengalami gangguan jiwa sejak beberapa tahun lalu.

Reno bersama kedua orangtuanya tinggal di rumah berukuran 4 x 5 meter persegi dengan berdindingkan papan dan berlantaikan tanah.

Seorang diri Reno mengurus ayah dan ibunya. Kewajiban tersebut dilakukan saban hari.(Ddy)

LEAVE A REPLY