Sang Penjual Baso Menaruh Harapan Untuk Metro Lebih Baik Kepada Anna

0
1470

RUBRIK, METRO – “Kami berharap pemimpin dimasa depan dapat memperhatikan dengan lebih serius,” begitulah kutipan yang disampaikan Kholid Muhdam, salah seorang pengusaha pemilik Bakso Kembar Kota Metro yang juga merugi akibat terdampak Covid-19.

Kepada media ia bercerita, nama bakso kembar yang diyakini membawa hoki tersebut mengalami penurunan omset hingga 60 persen selama pandemi.

“Karena saya sendiri kebetulan dilahirkan kembar, nama bakso kembar ini saya yakini membawa hoki. Semasa Covid-19 ini kami mengalami penurunan omset yang sampai 60 persen dibandingkan biasanya. Kalo hari-hari biasa kita bisa produksi 50 sampai 60 kilo, tapi sejak Covid-19 ini hanya bisa memproduksi 20 sampai 30 kilogram saja,” ujar Kholid kepada media, Selasa (19/5/2020).

Ia berharap, pemimpin Kota Metro mendatang dapat lebih serius memperhatikan Usaha Kecil Menengah (UKM) agar ketika diterpa persoalan ekonomi nasional baik dampak bencana alam maupun non alam para pengusaha kecil dapat mempertahankan eksistensinya.

“Kami berharap pemimpin dimasa depan dapat memperhatikan dengan lebih serius. Sekarang pemerintah sudah memperhatikan, tapi memang ada hal yang perlu ditekankan untuk dibantu dan dibina itu adalah yang betul-betul jalan. Kalo sekarang saya melihat malah justru kelompok yang belum jalan itu di bina biar jalan tapi masih saja belum maksimal. Sekiranya nanti yang jadi pemimpin Metro kedepan, saya berharap dapat memberikan perhatian khusus bagi usaha-usaha mendiri seperti ini,” harapnya.

Menanggapi hal tersebut Wakil ketua I DPRD Kota Metro Anna Morinda menyebutkan bahwa daerah yang akan berkembang maju itu ketika perekonomiannya kuat. Ia menilai salah satu kunci perekonomian kuat minimal terdapat tiga persen masyarakatnya merupakan pengusaha.

“Hari ini kita bertemu dengan salah seorang pengusaha yang dalam proses nya dia membutuhkan support pemerintah. Sebenarnya di pemerintah pusat banyak program untuk UKM tanpa jaminan dan bisa disupport, tapi dimana letak pemerintah daerah ketika memberikan referensi, dimana pemerintah daerah ketika memfasilitasi UKM-UKM kita dengan perbankan misalnya. Saya kira ini perlu menjadi perhatian serius, karena Metro adalah perkotaan yang harus hidup dan berdiri dari pergerakan perdagangan dan jasa,” ucapnya.

Tak lupa, wanita yang juga merupakan bakal Calon Walikota Metro berpasangan dengan Fritz Akhmad Nuzir sebagai bakal calon Wakil Walikota Metro tersebut mengajak para pengusaha di Bumi Sai Wawai untuk tetap bersemangat dalam menjalani bisnis ditengah pandemi.

“Kita mengunjungi sektor-sektor yang kedepan kita ingin dorong. Kita berharap para pengusaha Kota Metro harus terus bersemangat, kita bisa menghadapi pasang dan surut. Tetapi ketika kita kehilangan semangat itu berarti kita kehilangan semua,” tandasnya. (Rilis)

LEAVE A REPLY