Polisi Masih Lidik Penemuan Alat Hisap Sabu Di Randis

0
1169
Polsek Metro Pusat, Hardo
Nomor plat randis Kab. Lampung Timur

RUBRIK METRO – Terkait dugaan penemuan alat hisab sabu (bong) beserta sisa pakai narkoba jenis sabu di dalam sebuah kaca pirek dalam sebuah mobil dinas, Aparat Kepolisian hingga kini masih melakukan lidik terhadap penemuan tersebut. Hal itu dikatakan Kapolsek Metro Pusat AKP Suhardo saat di konfirmasi awak media di halaman kantor pemkot Metro, Senin (9/10).

AKP Suhardo mengatakan, bila penemuan tersebut di unggah ke media masa di khawatirkan dapat mengganggu jalannya penyelidikan.

“Gimana kita mau ungkap kalo masih lidik kita buka, ngawur lo. Masih kita cek, baru dapat aja kalo udah dapet pasti konfirmasi. Ngawur dikit-dikit kalo aku konfirmasi sama kamu orang ya bubar aja, bocorlah,” cetusnya.

Kapolsek Metro Pusat, AKP.Suhardo,
Kapolsek Metro Pusat AKP.Suhardo saat dimintai keterangan mengenai temuan mobil randis plat merah Lamtim

Kapolsek Metro Pusat pusat itu mengungkapkan hingga kini pihaknya masih berkoordinasi dengan Satuan Reserse Narkoba Polres Metro dalam mengangani persoalan tersebut.

“Ini masih kordinasi sama sat narkoba, jadi saya kasih tau kalau sudah berhasil.  Sekarang BB nya aja yang udah kita tangkap tapi orangnya belum kita tangkap. saling membutuhkan kita, tapi kalo semua mau kita kasih tau ya kabur pasti jauh ini,” ucapnya. (Ap)

sementara itu dari informasi yang berhasil di himpun, di ketahui kendaraan dinas (Randis) berjenis Toyota Kijang LGX warna biru dengan Nomor Polisi (Nopol) BE 2026 NZ tersebut merupakan Drh. Dewanto seorang kepala bidang (Kabid) Kesehatan Hewan (Keswan) di dinas Peternakan, Perikanan, dan Kelautan Kabupaten Lampung Timur. (Ap)

Diberitakan sebelumnya, Polsek Metro Pusat menemukan alat hisab sabu (bong) dan diduga sisa pakai narkoba jenis sabu di dalam pirek di dalam kendaraan dinas (Randis) Toyota Kijang LGX warna biru nomor polisi BE 2026 NZ di Jalan Hasanudin Imopuro Metro Pusat, Minggu (8/10/2017).

Randis tersebut terparkir di depan rumah Lexsi Mufahir warga Kelurahan Imopuro Kecamatan Metro Pusat.”Saya pulang ke rumah, Minggu (8/10/2017) sekitar pukul 01.00 WIB mobil itu sudah ada di situ,” terangnya via telepon, Minggu (8/10/2017).

Namun saat ia keluar rumah pada pukul 12.00 WIB mobil itu masih ada di posisi yang sama. Merasa curiga, dirinya melaporkan peristiwa itu kepada RW setempat.

”Pasti curigalah, kalau mogok masa sampai jam segitu belum diambil. Saya langsung laporkan saja ke RW. Dan RW langsung melaporkan ke polisi,” jelas dia.

Setelah datang polisi, lanjut dia, bersama warga setempat mobil tersebut pun akhirnya dibuka paksa. Setelah dilakukan penggeledahan, ditemukan alat hisap sabu dan diduga narkoba jenis sabu sisa pakai di dalam pirek yang tersimpan di box consule.

”Posisi plat depan belakang tidak dipasang, ditemukan di dalam mobil. Saya ini saya sedang dalam perjalan ke Polsek Metro Pusat untuk membuat laporan,” tukasnya.

LEAVE A REPLY