Pemkab Diminta Antisipasi Konflik Pada Proyek Bendungan Nasional
RUBRIK, PRINGSEWU – Terdapat indikasi gangguan keamanan dan ketertiban dalam mega proyek bendungan di wilayah Pekon Bumi Ratu, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu.
Indikasi ini disampaikan oleh Ketua Pemuda Pancasila Pringsewu Muhyin karena adanya bermunculan kelompok-kelompok yang mengatasnamakan pemuda, yang mengkondisikan pekerjaan di wilayah itu.
Sementara, menurut Muhyin, dirinya yang tinggal di sekitar situ tidak mengetahui kelompok tersebut. “Bahkan kepala pekon saya saja tidak tahu menahu dengan kelompok pemuda itu,” ujar Muhyin kepada awak media di kantornya, Senin (17/4/2017).
Tidak hanya itu, menurut dia, ada kesan monopoli pekerjaan dalam proyek bendungan Bumi Ratu ini. Padahal, kata Muhyin, pihak perusahaan yang mempekerjakan proyek ini dari awal menyampaikan akan mengakomodir warga sekitar.
Sementara, tambah dia, tidak semua warga yang terakomodir. Dia khawatir dengan kondisi tersebut akan muncul kelompok pemuda lainnya yang berpotensi pada konflik, hanya karena seluruhnya merasa memiliki hak pekerjaan proyek.
Oleh karena itu lah, dia meminta kepada pemerintah untuk mendeteksi kondisi yang demikian supaya diantisipasi sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.(Fid)