Meski PAD Naik, DPRD Metro Beri Catatan Eksekutif
RUBRIKMETRO – Dewan perwakilan rakyat daerah DPRD Kota Metro menggelar Sidang Paripurna Tanggapan Fraksi atas Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban Walikota Metro Tahun 2021.
Sidang yang belangsung di gedung DPRD Metro beberapa waktu lalu dipimpin langsung oleh ketua DPRD Metro Tondi Muammar Gadafi Nasution. selain diikuti sejumlah anggota DPRD setempat. Sidang Paripurna juga dihadiri Wali Kota Metro Wahdi beserta jajaran satuan kerja perangkat daerah SKPD di lingkungan Pemkot Metro.
Rapat paripruna kali ini berjalan baik dan beberapa fraksi menyampaikan pandangannya atas LKPJ Wali Kota Metro Tahun 2021.
Beberapa tanggapan fraksi terkait LKPJ Wali Kota Metro tahun 2021 menyoroti sejumlah kinerja wali kota dan jajarannya terkait pembangunan.
Seperti halnya,mewakili fraksi Nasdem ,Abdulhak menyampaikan pandangan fraksi nya selain memuji sejumlah kebrhasilan kinerja wali kota Metro di tahu di tahun 2021,pentolan Nasdem Kota Metro ini juga mengkritisi sejumlah trobosan eksekutif yang belum maksimal, diantarnya ketersediaan sumber daya manusia (SDM) pegawai negeri sipil (PNS) Kota Metro yang berjumlah sekitar 3.627 orang ini.Abdulhak mempertanyakan jumlah ASN Kota Metro yang berjumlah fantastik terbut kinerja di setiap OPD sudah maksimal.
Partai Nasdem juga menyoroti biaya penggunaan APBD Kota Metro yang dipetuntukan untuk tenaga PtHL yang mencakup milyaran rupiah.
Terkait pendapatan asli daerah (PAD) Kota Metro yang mencapai target , dari 227 milyar lebih terealisasi mecapai 273 milyar. Menurut nya masih terdapat ketidak simbangan dari OPD yang menangani soal pendapatan, khususnya dalam pendapatan pungutan retribusi yang di kelola oleh pihak ketiga,”sayamengapresiasi Pemkot Metro atas tercapainya target PAD yang mampu dicapai,namun ada bebrpa catatan terkait capain tersebut, diatarana adanya ketidak seimbangan pendapatan dari retribusi yang di pihak ketigakan,”papar Abdulhak.
Lima fraksi yang ada di DPRD juga menyampaikan tanggapan yang sama terkait keberhasilan Pemerintah Kota Metro dan masih ada catatan yang menjadi pekerjaan rumah eksekutif untuk diperbaiki.
Dalam paripurna Pandangan Fraksi terkait penyampaian LKPJ Wali kota Metro Yahun 2021 Politisi PKS Yulianto memenpertnayakan realisasi janji sembilan program 100 hari kerja wali kota Wahdi dan wakil wali Kota Metro Qomaru dalam membangun Kota Metro.
Yulianto juga berharap kepada Pemkot Metro , agar eksekutif dalam hal mengambil langka-langkah strategis harus berkoordinasi dengan DPRD,demi terciptanya sinegritas anatar dua lembaga pemeritah ini berjalan baik.
Yulianto juga menyinggung prihal pengemabnagan sektor pendidikan melalui SDM yang mumpuni dan pengembangan pelayananan kesehatan yang perlu ditingkatkan.”dalam hal ini sejumlah fasilitas harus di kedepankan,diantaranya yangmenyangkut kesehatan, perlunya diperhatikan SDM yang handal dalam melayani kesehatan masyrakat,”ujar Yulianto.
Menanggapi sejumlah pandagan fraksi tersebut wali kota metro menyambut baik apa yang sudah di sampaikan oleh fraksi-fraksi yang ada di DPRD Kota Metro. Wahdi meyampaikan bahwa apa yang telah diutrakan oleh para wakil rakyat ini akan menjadi evaluasi dan koreksi bagi pihaknya, dan sebagai bahan acuan untuk memperbaiki sejumlah perosalan yang menjadi ktitik dan saran DPRD.