Masyarakat Muaragadingmas Tolak Berdirinya bangunanan di Bibir Pantai

0
137
Pantai Lamtim, Labuhan Maringgai,Pasir Sakti, Berita Lampung
Tokoh agama dan masyarakat Desa Muaragadingmas, berhentikan sebuah pengerjaan bangunan, yang belum jelas penggunaan nya.

RUBRIK, LAMTIM – Ketua Majelis Ulama Indonesi (MUI) Kecamatan Labuhanmaringgai beserta tokoh agama lainnya dan tokoh masyarakat, menolak  sebuah bangunan di Pinggir pantai Kerangemas Desa Muaragadingmas, Kecamatan Labuhanmaringgai, Lampung Timur. Rabu (15/8/2018).

Ketua MUI Kecamatan Labuhanmaringgai, Maksudi saat berada di sekitar bangunan bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat mengatakan, bangunan yang baru selesai 50 persen agar di berhentikan pengerjaannya karena tidak ada kejelasan bangunan yang berbentuk persegi tersebut di manfaatkan untuk apa.

Berawal bangunan tersebut beredar untuk tempat ibadah namun tidak ada kejelasan untuk ibadah umat agama apa?,”info nya belum jelas untuk bangunan apa, kami semua warga Desa Muaragadingmas minta kejelasan.”Kata Maksudi.

Sementara itu Tokoh masyarakat Kecamatan Labuhanmaringgai, Ahmad Alfian menegaskan sebelum lokasi bangunan di pasang “papan plang” diminta pengerjaan jangan diteruskan, sebab dengan tidak terpasangnya plang belum ada kejelasan jenis bangunan di maksud akan digunakan untuk keperluan apa.

Namun jika pemerintah terkait tidak tanggap dengan persoalan sejak dini maka ditakutkan akan menjadi persoalan besar, hal itu sudah terlihat sejumlah masyarakat Desa Muaragadingmas menolak dengan membubuhkan tanda tangan dengan berita acara yang isinya, masyarakat menolak jika ada bangun di lokasi pinggir pantai kerangmas,”mohon pemerintah setempat memberi penjelasan kepada masyarakat Desa Muaragadingmas agar tidak terus menerus timbul prasangka buruk.”Jelas Ahmad Alfian.(Gus)

LEAVE A REPLY