Lomba Mancing Ikan Tuhuk Semaraki Event Pulau Pisang

0
133
Wisata Lampung, Pesisir Barat, Pulau Pisang,Berita Lampung
Masyarakat Pulau Pisang Kabupaten Pesisir Barat Lampung

RUBRIK,PESISIR BARAT – Sebanyak 33 peserta akan mengikuti lomba memancing ikan Tuhuk (Blue Marlin) di laut sekitar Pulau Pisang, Kamis (9/8). Ini merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan dalam Semarak Pulau Pisang 2018 yg dihelat Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat.

“Malam ini, kami melakukan rapat koordinasi untuk persiapan lomba Ngawil Tuhuk (memancing ikan Tuhuk),” ujat Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pesisir Barat Audi Marpi, Rabu (8/8). Keahlian para nelayan Pesisir Barat dalam menangkap ikan Tuhuk diturunkan dari generasi ke generasi.

Ini merupakan salah satu kegiatan dalam event Semarak Pulau Pisang yang digelar 7-9 Agustus 2018 di Pulau Pisang. Selain itu, berbagai kegiatan yang dilaksanakan di antaranya lomba voli pantai, menyanyi, eksebisi tapis kreasi, dan lomba kreasi suvenir.

“Lomba voli pantai misalnya, diikuti oleh 32 tim putra, dan 16 tim putri,” kata Audi. Tim-tim tersebut berasal dari berbagai daerah di Pesisir Barat, termasuk dari kabupaten sekitar seperti Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu.

Lomba menyanyi (solo song) disambut antusias, terlihat dari banyaknya peserta dan penonton yang menyaksikan. Pada malam harinya, penyelenggara melakukan pemutaran film pariwisata Surga dari Pesisir Barat yang dipadati oleh penonton. Puncaknya, Semarak Pulau Pisang akan ditutup oleh Bupati Pesisir Barat pada Kamis malam, dengan pembagian hadiah bagi para pemenang lomba.

Dalam penyelenggaraan Semarak Pulau Pisang, Dinas Pariwisata Kabupaten Pesisir Barat berupaya melibatkan masyarakat Pulau Pisang. “Sejak proses persiapan, kita sudah melakukan pertemuan dengan elemen masyarakat termasuk pihak kecamatan dan pekon, jelasnya.

Pihak penyelenggara misalnya, memfasilitasi para pemilik perahu untuk membawa pengunjung ke Pulau Pisang. Begitupula untuk penyediaan sarana prasarana kegiatan lainnya, dititikberatkan menggunakan sumber daya dari masyarakat lokal.(*)

LEAVE A REPLY