Komisi II DPRD Sarankan Pemkot Bikin Pasar Senja di Tiap Kecamatan

0
633

RUBRIK, METRO – Keberadaan Pasar Senja Ramadhan yang diprakarsai oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Metro melalui Dinas Pasar mendapat kritikan dari Komisi II DPRD Kota ini. Hal itu disampaikan anggota Komisi II DPRD Metro Yulianto saat mengunjungi Pasar Senja di Lapangan Samber Metro Pusat bersama Walikota Achmad Pairin dan Wakil Walikota Djohan serta Komandan Kodim 0411/LT, Selasa (7/6/2016).

Yulianto meminta pemerintah lebih inovatif dalam menggelar pasar senja di Lapangan Samber selama bulan Ramadhan. “Bagus. Cuma, tempatnya kan sempit,  Lapangan Samber kan luas kenapa tidak digunakan semua. Itu yang pertama. Selanjutnya kondisinya berdesak-desakan dan buat macet juga,” jelas Yulianto.

Ia meminta pemkot untuk tidak lagi menaruh segala sesuatu kegiatan di Lapangan Samber atau pusat kota. Harus mulai mencari atau mendorong wilayah lain agar turut merasakan bertumbuh ekonomi di wilayahnya.

“Cuma penataan itu tadi yang harus lebih diperhatikan, sekarang pikirkan daerah lain untuk menggeliatkan ekonomi. Kalau perlu tiap kecamatan ada,” tuturnya.

Yulianto pun menyarankan pemkot harus mendorong atau menjadi motor penggerak tumbuh dan hidupnya UMKM. Salah satunya caranya dengan memfasilitasi tempat yang representatif.

“Kita harap tahun depan itu pasar senjanya pindah. Yang di Samber tetap jalan saja. Jadi kita dorong. Siapa tahu dari usaha iseng atau musiman berubah jadi usaha permanen. Kan tumbuh perekonomian masyarakat,” imbuhnya.

Ia menambahkan, Pemkot Metro juga harus sigap tanggap membuat kebijakan. Seperti kegiatan pasar senja yang terkesan lambat dibuka. Padahal puasa sudah mulai sejak hari Senin.

“Pasar senja kan baru mau buka hari ini. Di Malang tuh untuk meramaikan stadion, tiga tahun digratisin sama pemdanya. Apa aja kegiatan dan usaha. Jadi kalau perlu dikasih dana deh pakai APBD. Didorong. Jangan lamban. Hal-hal seperti ini sebenarnya yang mampu menumbuhkan ekonomi kreatif,” tandasnya.(*)

LEAVE A REPLY