Kenaikan Harga Singkong Dapat Apresiasi, Ini Pesan Anggota DPRD Lamteng

0
577

RUBRIK, LAMPUNG TENGAH – Langkah pemerintah daerah yang telah bekerja sama dengan beberapa perusahaan tapioka di Lampung Tengah mendapat apresiasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat.

Empat perusahaan tapioka di Lampung Tengah sepakat menaikkan harga singkong yang semula Rp 550/kilogram menjadi Rp 700/kilogram. Harga baru ini berlaku sejak 2 November mendatan.

’’Sebagai wakil rakyat, langkah pemerintah daerah yang bekerja sama dengan para perusahaan tapioka untuk menaikkan harga singkong patut kita berikan apresiasi, namun jika memang kesepakatan ini berjalan saya minta potongan refaksinya jangan terlalu besar, karena solusi yang dicari untuk petani singkong tujuannya untuk kesejahteraan masyarakat di Lampung Tengah,’’ ujar anggota Komisi II DPRD Firdaus Ali

Ia juga berpesan untuk tetap adanya kesesuaian antara biaya yang di keluarkan oleh petani dalam proses penanaman dan pembayaran upah yang dikeluarkan jangan sampai hasilnya tidak memberikan keuntungan untuk petani singkong di Lampung Tengah.

Anggota DPRD ini juga mengimbau kepada para petani di Lampung Tengah untuk tidak menjual singkong yang masih muda yang menyebabkan kadar aci/patinya kurang baik yang dapat menyebabkan masalah bagi perusahaan-perusahaan.

‘’Petani harus mencabut singkong pada waktunya agar dapat memperoleh hasil yang maksimal dan untuk itu perlu adanya sosialisasi dari pemerintah daerah khususnya penyuluh pertanian dan juga dinas pertanian agar petani paham dan pihak perusahaan tidak mendapat masalah. Saya mengharapkan harga singkong dapat terus naik agar petani singkong lampung tengah dapat sejahtera,” pungkasnya.

Sebelumnya Pemerintah Lampung Tengah bersama empat perwakilan perusahaan tapioka di Lampung Tengah telah sepakat menandatangani MoU kenaikan harga singkong dari harga Rp 550/kilogram menjadi Rp 700/kilogram.(ddy)

LEAVE A REPLY