Polisi Bekuk 9 Pencuri Raskin di Lamtim, Barang Bukti Sampai 39 Ton

0
1366
Kapolres Lamtim AKBP. Harseno mengamankan 9 Tersangka pencuri raskin.

RUBRIK, LAMPUNG TIMUR – Aparat Polres Lampung Timur menangkap sembilan pelaku pencurian beras untuk orang miskin (raskin). Penangkapan sembilan orang tersebut langsung dipimpin oleh Kapolres Lampung Timur, AKBP Harseno, Rabu (2/11/2016).

Kesembilan pelaku yaitu, Andi, Alamsyah, Muhaimin, Kausar, Ansori, Mulia, Surianto, Feri dan Ernadi. Mereka ditangkap saat menjalankan aksinya mencuri raskin di Desa Gedungdalem, Kecamatan Batangharinuban, Lampung Timur.

Modus yang digunakan yaitu dengan mensosok beras yang ada di dalam karung raskin yang dikemas oleh pemerintah dengan ukuran 15 kilogram. Dari tiap karung itu diambil pelaku rata-rata 1,5 kilogram.

“Alat sosoknya yang digunakan dari sebuah belombong besi,” kata AKBP Harseno.

Selain sembilan pelaku, barang bukti yang diamankan yaitu lima unit mobil truk yang digunakan untuk mengangkut raskin dengan nomor polisi masing masing, BE-9192-FD, BE-9110-FG, BE-9816-QB, BE-9592-NG dan F-8725-UM. Kemudian uang tunai Rp 16 juta dan 39 ton beras raskin.

“Rencana beras untuk raskin ini akan dikirim ke Kecamatan Labuhanratu dan Brajaselebah,” kata Kapolres.

Dengan tertangkapnya sembilan pelaku pencuri raskin tersebut, Kapolres menegaskan akan terus mengembangkan kasus memalukan itu guna mengungkap gembong mafia raskin yang merugikan warga miskin di Lampung Timur ini.

“Akan terus kami kembangkan,” kata Harseno.

Sementara itu salah seorang pelaku yang tidak mau disebutkan namanya mengaku dalam menjalankan aksi jahatnya. Beras raskin dalam satu kilonya dijual ke penadah seharga Rp 4.800/kilogram.

“Saya tidak tau siapa penadahnya saya hanya bekerja,” kata pelaku.(*)

 

LEAVE A REPLY