Kapolda Lampung Kukuhkan 660 Anggota Satgas Anti Narkoba Kota Metro
RUBRIK, METRO – Kapolda Lampung Brigjen Pol Ike Edwin mengukuhkan 660 anggota Satuan Tugas Anti Narkoba se-Kota Metro di Lapangan Samber, Selasa (27/4/2016). Para anggota Satgas Anti Narkoba ini berasal dari 22 kelurahan yang ada di bKota Metro. Masing-masing kelurahan sebanyak 30 anggota.
Pengukuhan Satgas Anti Narkoba ditandai dengan pemakaian seragam satgas secara simbolis yang dilakukan Kapolda Lampung, bersama Walikota Metro Achmad Pairin, Wakil Walikota Djohan, Kapolres Metro AKBP Suresmiayati, dan Ketua DPRD Anna Morinda. Sedangkan pengucapan sumpah janji Satgas Anti Narkoba Metro langsung dipimpin oleh walikota.
Tidak kalah menarik dan unik adalah gaya Direktur Advokasi BNN Dr Victor Pudjiadi dalam menyampaikan penyuluhan tentang bahaya narkotika. Pasalnya jenderal polisi bintang satu ini menggunakan media sulap dalam menyampaiakan pesan terkait dampak bahaya mengunakan narkoba.
Sementara dalam amanatnya, Kapolda Lampung Brigjen Pol Ike Edwin mengingatkan kepada para satgas untuk bekerja keras dan memegang komitmen memberantas narkotika yang masih banyak beredar di kalangan masyarakat.
Orang nomor satu di kepolisian Lampung ini juga menyatakan tak akan segan-segan memberikan sanksi tegas kepada jajarannya bila ditemukan sebagai pelaku narkoba, baik pengedar maupun pemakai.
“Narkoba merupakan masalah besar bagi masyarakat bangsa ini dimana kita ketahui dalam sehari orang membelanjakan narkoba hingga satu triliun rupiah. Narkoba juga memakan korban mencapai 50 orang dalam satu hari. Untuk itu saya mengimbau kepada satgas untuk serius memerangi narkoba. Untuk itu butuh kerjasama yang erat antara Polisi, TNI, Pemerintah, dan Satgas Anti Narkoba untuk menjalin persatuan dengan masyrakat dalam memberantas narkoba di negeri ini,” pungkasnya dalam acara yang juga dihadiri pentolan Granat (Gerakan Anti-Narkoba) Henry Yosodiningrat. (rubrikmedia)

